<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568</id><updated>2012-02-15T23:59:09.014-08:00</updated><title type='text'>ini blog ku</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8900551596415625398</id><published>2011-09-25T17:56:00.000-07:00</published><updated>2011-09-30T19:22:38.595-07:00</updated><title type='text'>Artikel Sistem  Informasi Manajemen</title><content type='html'>KONSEP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak    organisasi    yang    ingin    membangun    sistem    Informasi Manajemennya sendiri, dan telah menyediakan dana yang cukup, tetapi ternyata usaha  tersebut  sering  kali  gagal.  Penyebabnya  antara  lain  ialah:  struktur organisasi keseluruhan yang kurang wajar, rencana organisasi keseluruhan yang belum  memadai,  personil  sistem  yang  tidak  memadai,  dan  yang  terpenting adalah  kurangnya  partisipasi  manajemen  dalam  bentuk  keikutsertaan  para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum  membahas  konsep  sistem  Informasi  Manajemen  lebih  lanjut, berikut  ini  akan  diberikan  definisi  ringkas  dan  formal  dari  sistem  Informasi Manajemen  yaitu: “serangkaian  sub-sistem  informasi  yang  menyeluruh  dan terkoordinasi yang secara rasional mampu menstransformasikan data sehingga menjadi informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dari  definisi  tersebut  ada  beberapa  point  yang  perlu  diuraikan  lebih lanjut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Sistem Informasi Manajemen memiliki sub-sitem informasi. Sistem Informasi Manajemen   adalah  serangkaian  sub-sistem,  dimana  sub-sistem  tersebut mendukung tercapainya sasaran Sistem Informasi Manajemen dan organisasi sebagian  dari  sub-sistem  berperan  hanya  dalam  satu  kegiatan  atau  lapisan manajemen, sementara yang lainya berperan ganda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;b. Sistem Informasi Manajemen adalah menyeluruh.&lt;br /&gt;Sebuah  Sistem  Informasi  Manajemen  mencakup  sistem  informasi  formal maupun  informal  baik  yang  manual  maupun  berkomputer.  Komponen  yang terpenting   dalam   Sistem   Informasi   Manajemen   adalah   manajer   yang pikirannya akan memproses dan menyebarkan  informasi secara berinteraksi dengan elemen-elemen lain dari Sistem Informasi Manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Sistem Informasi Manajemen adalah terkoordinasi. Sistem   Informasi   Manajemen   di   koordinasikan   secara   terpusat   untuk menjamamin bahwa data yang di proses dapat di operasikan secara terencana dan terkoordinasi. Semuanya untuk menjamin bahwa informasi melewati dan menuju sub-sistem yang diperlukan, serta menjamin bahwa sistem informasi    bekerja secara efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;d. Sistem Informasi Manajemen terintegrasi secara rasional. Sub-sistem  dalam  Sistem  Informasi  Manajemen  adalah  terintegrasi  (terpadu) sehingga  kegiatan  dari  masing-masing  saling  berkaitaan  satu  dengan  yang lainnya,  integrasi  ini  dilakukan  terutama  dengan  melewatkan  data  diantara sub-sistem tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;e.  Sistem  Informasi  Manajemen  mentransformasikan  data  kedalam  informasi.&lt;br /&gt;Apabila data diolah dan berguna bagi manajer untuk tujuan tertentu, maka ia akan menjadi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;f.   Sistem Informasi Manajemen meningkatkan produktivitas. Sistem  Informasi  Manajemen  dengan  berbagai  cara  mampu  meningkatkan produktivitas,  antara  lain:  dengan  kemampuan  melaksanakan  tugas  rutin seperti penyajian dokumen dengan efisien, mampu memberikan layanan bagi organisasi  intern  dan  ekstern,  serta  mampu  meningkatkan  kemampuan manajer untuk mengatasi masalah-masalah yang tidak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;g. Sistem Informasi Manajemen sesuai dengan gaya manajer Sistem Informasi&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Manajemen  dikembangkan  lewat  pengenalan  atas  sifat  dan  gaya manajerial dari  personil  yang  akan  menggunakannya.  Para  perancang  sistem  apabila akan     mengembangkan     Sistem     Informasi     Manajemen     hendaknya mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat. Apabila tidak demikian, maka sistem yang dihasilkan tidak efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara teoritis, komputer bukanlah persyarat mutlak bagi sebuah Sistem Informasi  Manajemen,   namun   dalam   praktek   agaknya   menjadi   suatu kepercayaan bahwa Sistem Informasi Manajemen yang baik tidak akan berjalan lancar tanpa bantuan kemampuan sebuah komputer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. PEMBAHASAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Unsur-unsur Sistem Informasi.&lt;br /&gt;Semua  sistem  Informasi  memiliki  3  (tiga)  unsur  atau  kegiatan  utama, yaitu :&lt;br /&gt; 1. Menerima data sebagai masukan ( input)&lt;br /&gt; 2. Memproses data dengan melakukan perhitungan, penggabungan unsur data,       pemutakhiran perkiraan dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. Memperoleh informasi sebagai keluaran (output).&lt;br /&gt;Prinsip  ini  berlaku  baik  untuk  sistem  informasi  manual,  elektromekanis maupun komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HjarDz7QKNA/ToZ3InojftI/AAAAAAAAABc/tmhIo3hehQI/s1600/gb1.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 47px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HjarDz7QKNA/ToZ3InojftI/AAAAAAAAABc/tmhIo3hehQI/s320/gb1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5658340971799346898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara   sederhana   dapat   dikatakan   bahwa   sebuah   sistem   informasi   dan memproses data, dan kemudian mengubahnya menjadi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sistem Informasi Pemrosesan Transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fTugDqDs9HY/ToZ3rUM6bKI/AAAAAAAAABs/-QJUGMQalrA/s1600/gb2.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 384px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-fTugDqDs9HY/ToZ3rUM6bKI/AAAAAAAAABs/-QJUGMQalrA/s320/gb2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5658341567878556834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar   diatas   menunjukan   sistem   pengolahan   data   yang   tugas utamanya  memproses  transaksi,  khususnya  pada  tingkat  operasional.  Gambar tersebut menunjukan berbagai input transaksi yang berasal dari 2 (dua) sumber, yaitu: dari luar dan dalam organisasi. Dari luar organisasi artinya berasal dari: pelanggan  dan  supplier.  Setiap  peristiwa  internal  yang  dicatat  oleh  sistem&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;informasi dianggap sebagai transaksi internal, misalnya: pemakaian bahan untuk pemrosesan, penyusutaan peralatan, perubahan alamat pegawai dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;C. Tugas utama Sistem Informasi Organisasi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap organisasi memiliki beberapa tugas yang harus dikelola sedemikian rupa  sehingga  organisasi  yang  berhasil  mencapai  seluruh  sasaran  yang  telah ditetapkan, bahkan juga berhasil mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pada dasarnya setiap organisasi memiliki 3 (tiga) hingga 7 (tujuh) tugas utama yang disebut sebagai "faktor-faktor krisis keberhasilan"  (critical success faktors). Hal ini biasanya ditentukan oleh sifat lingkungan organisasi dan sifat industri dimana organisasi  merupakan  bagian  dari  industri  tersebut.  Contoh  tugas  utama  dari&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;organisasi adalah:&lt;br /&gt;1.  Untuk  pengendalian  biaya,  dimana  jika  biaya  naik  maka  harga  akan  naik sehingga permintaan menurun.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.  Dalam  kasus  untuk  perusahaan  yang  membuat  busana,  rancangan  busana dan  pengendalian  persediaan  menentukan  keberhasilan  suatu  produk.  Bila persediaan  berlebihan  dan  kemudian  mode  telah  berubah,  akibatnya  tidak bisa dijual dengan harga yang layak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.  Dalam  kasus  untuk  perusahaan  industri  mobil,  dimana  selain  pengendalian biaya  pruduksi  maka  tugas  utamanya  adalah:  menjaga  hubungan  baik dengan  para  penyalur,  menjaga  mutu  dan  kehandalan  serta  hemat  bahan bakar dari produk yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.  Sebagian  besar  tugas  utama  bersifat  silang  fungsional  misalnya  dalam penetapan  harga  produk.  Harga  produk  dapat  ditetapkan  dengan  berbagai cara:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- mempertimbangkan biaya pruduksi&lt;br /&gt;- mempertimbangkan biaya administrasi&lt;br /&gt;- mempertimbangkan harga dan kebijakan harga saingan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Informasi  tersebut  berasal  dari  berbagi  fungsi  yang  berbeda,  bukan  hanya berasal dari fungsi pemasaran, bahkan juga berasal dari luar organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;5.   Dalam  kasus  untuk  perusahaan  padat  informasi;  maka  tugas  utamanya adalah menetapkan dan menjaga sistem informasi agar tetap berjalan baik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Contoh  dari  perusahaan  padat  informasi  ialah:  perusahaan  penerbangan, dimana ketersediaan informasi sangat penting artinya bagi pengelolaan tugas lainnya.  Misalnya  kasus  diperusahaan  penerbangan  yang  tugas  utama pembukuan  penumpang  dari  masing-masing  penerbangan  berlangsung  di berbagai lokasi yang tersebar pada jarak ribuan kilometer, diperlukan sistem informasi  berkomputer  untuk  menentukan  status  penerbangan  serta  untuk menetapkan pesanan tempat duduk pada setiap penerbangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;D. Integrasi Sistem Informasi&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem  Informasi  Manajemen.  Berbagi  sistem  dapat  saling  berhubungan  satu dengan yang lain dengan berbagai cara yang sesuai dengan keperluannya. Aliran informasi diantara sistem sangat bermanfaat bila data dalam file suatu sistem diperlukan  juga  oleh  sistem  yang  lainnya,  atau  output  suatu  sistem  menjadi input bagi sistem lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara manual juga dapat dicapai suatu integrasi tertentu, misalnya data dari  satu  bagian  dibawa kebagian  lain,  dan  oleh  petugas  administrasi  data tersebut digabung dengan data dari sistem yang lain. Jadi kalau secara manual maka derajat integrasinya menjadi tinggi. Keuntungan  utama  dari  integrasi  sistem  informasi  adalah  membaiknya harus  informsi  dalam  sebuah  organisasi.  Suatu  pelaporan  biasanya  memang memerlukan  waktu,  namun  demikian  akan  semakin  banyak  informasi  yang relevan  dalam  kegiatan  manajerial  yang  dapat  diperoleh  bila  diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keuntungan    ini    merupakan    alasan    yang    kuat    untuk    mengutamakan (mengunggulkan) sistem informsi terintegrasi karena tujuan utama dari sistem informasi adalah memberikan informasi yang benar pada saat yang tepat. Keuntungan   lain   dari   pengintegrasian   sistem   adalah   sifatnya   yang mendorong  manajer  untuk  membagikan  (mengkomunikasikan)  informasi  yang dihasilkan oleh departemen  (bagian) nya agar secara rutin mengalir ke sistem lain  yang  memerlukannya.  Informasi  ini  kemudian  digunakan  lebih  luas  untuk membantu organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;E. Interaksi antara Manajer dan Mesin.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Data  dari  sebuah  organisasi  tidak  akan  menjadi  informasi  sebelum dikomunikasikan  dalam  bentuk  yang  bermanfaat  bagi  personil  organisasi  yang memerlukannya.    Komunikasi    ini    berlangsung    dalam    interaksi    antara manajer/manusia  dengan  mesin/komputer.  Pengertian  dari  interaksi  manajer dan  komputer  adalah  dimana  sistem  komputer  memberikan  informasi  kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;manajer atau dimana manajer memberikan data kepada sistem komputer.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa sistem pengolahan data yang tidak berhasil dikembangkan dalam  Sistem  Informasi  Manajemen  karena  tidak  dikembangkannya  interaksi manajer dan komputer, sehingga manajer dan komputer, sehingga manajer dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ada  2  (dua)  sebab  utama  kekurangan  dari  pengolah  data  (komputer) yaitu :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.   Sistem  analis  dan  programer  tidak  (kurang)  memiliki  pemahaman  tentang proses  manajemen  organisasi,  sehingga  akhirnya  tidak  mampu  menjalin sistem informasi yang diperlukan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.   Ketidakmampuan untuk memahami cara berpikir manusia dalam memproses data, dengan akibat bahwa hasil program komputer tidak memproses data sebagaimana   yang   dikehendaki   oleh   manajer,   sehingga   tidak   mampu berkomunikasi efektif dengan manajer. Penilaian  informasi  adalah  bentuk  lain  interaksi  antara  manajer  dan mesin,  merupakan  hal  yang  biasa  bagi  tenaga  teknisi  dan  administrasi  untuk mengambil  data  dari  sistem  komputer  lewat  terminal  komputer,  namun  bagi manajer  hal  demikian  tidaklah  biasa  Manajer  sering  memerlukan  tambahan rincian tentang masalah khusus, seperti rincian tentang varian anggaran untuk tenaga kerja pabrik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Komunikasi   manajer   dan   mesin   yang   lebih   jauh   adalah   interaksi berkesinambungan antara manajer dan file komputer. Seorang manajer mungkin akan    memulai    berdialog    dengan    banyak    sistem    komputer    dengan memberitahukan  jenis  data  khusus  yang  dicari,  misalnya  data  tentang  umur produk.  Komputer  kemudian  akan  menjawab  dengan  serangkaian  pertanyaan yang  mengarah  pada  data  tentang  umur  produk  apa  yang  diperlukan,  atau komputer  mungkin  akan  memberikan  informasi  umur  produk  yang  telah  ada dalam sistem. Bentuk  terakhir  dari  interaksi  manajer  dan  mesin  adalah  pelibatan rnanajer dalam perancang sistem informasi untuk digunakan sendiri dengan cara menulis program komputer sederhana lewat terminal mereka. Misalnya apabila penjualan  disuatu  wilayah  meragukan  karena  tidak  adanya  alasan,  maka manajer  pemasaran  mungkin  akan  menggunakan  terminal  komputernya  untuk menulis  beberapa  program  perintah  yang  akan  mengeluarkan  data  penjualan serta menganalisisnya sesuai dengan kegiatan para wiraniaganya, jenis produk, jenis  pelanggan  dengan  tujuan  untuk  penyebab  masalahnya.  Kini  telah  ada sistem perangkat lunak yang bersifat bahasa bertanya  (Query Language) yang dapat di tambahkan pada sebahagian besar komputer sehingga memungkinkan jenis kegiatan manajerial yang demikian. “Jarak  Sosial"  antara  manajer  dan  sistem  komputer  juga  merupakan masalah  interaksi  manajer  dan  mesin.  Memang  akan  ada  jarak  sosial  antara manajer  dan  mesin  yang  memiliki  pola  pikir  pengalaman  dan  titik  kehidupan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang  berbeda,  dan  ini  akan  menghambat  komunikasi.  Walau  demikian  apabila manajer dan sistem komputer mencoba berkomunikasi, maka pihak manajerlah yang   harus   melakukan   upaya   menyesuaikan   diri,   yaitu   dalam   bentuk "percakapan"  dengan  komputer  yang  harus  dilakukan  lewat  format  tertentu. Biasanya pedoman penggunaan  (user manual) komputer menawarkan bantuan teknis   bagi   manajer   yang   memerlukannya   untuk   memahami   hambatan komunikasi,  tetapi  hal  ini  memerlukan  waktu  bagi  manajer  untuk  berinteraksi dengan  sistem.  "Tutorial"  program  komputer  yang  membantu  dan  mendidik manajer  dengan  memberikan  saran  bermanfaat  dalam  bentuk  koreksi  atas kesalahan (error) komunikasi akan dapat mengurangi jarak sosial. Dimensi lain. dari masalah manajer dalam upaya berkomunikasi dengan sistem  komputer  adalah  bahwa  manajer  mengetahui  informasi  apa  yang diperlukan  tetapi  tidak  mengetahui  dimana  lokasinya.  Setelah  lewat  beberapa kali  pencarian  yang  menghabiskan  waktu  atas  data  dalam  sistem  komputer, biasanya manajer akan berhenti mencoba berinteraksi langsung dengan sistem. Keadaan  demikian  kini  dapat  teratasi  karena  semakin  banyak  sistem  yang membantu manajer menemukan lokasi lnformasi yang diperlukannya. Kecenderungan    utama    dalam    pengembangan    sistem    tampaknya bermuara  besar  pada  kemudahan  bagi  manajer  untuk  berkomunikasi  dengan komputer, yakni penggunaan "bahasa produktivitas" yang seringkali juga disebut dengan "bahasa non-prosedural" atau apabila digunakan manajer maka disebut sebagai "bahasa penopang keputusan manajerial". Bahasa produktivitas adalah bahasa komputer yang dikembangkan khusus, yang memungkinkan peningkatan produktivitas  pemrograman.  Bahasa  ini  mudah  dipelajari  dan  diterima  oleh manajer  sebagai  pengguna  untuk  keperluan  mereka.  Menggunakan  bahasa demikian akan membuat manajer mampu berinteraksi secara efisien.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Bahasa  produktivitas  kini  menjadi  "penjaga"  dari  era  baru.  Secara tradisional, program untuk pengolahan gaji  (payroll), akuntansi biaya dan lainlain  telah  disiapkan  dan  dimodifikasi  oleh  programmer  dalam  departemen pengolahan  data.  Tetapi  dewasa  ini,  periode  menunggu  untuk  program  baru serta  penyesuaian  (modifikasi)  program  seperti  yang  diminta  pengguna  masih memerlukan waktu yang relatif lama, hal ini disebabkan masih sedikitnya tenaga programmer  yang  terampil.  Alternatif  yang  banyak  dipilih  kelompok  pengguna adalah   mengembangkan   program   aplikasi   lewat   cara   menguasai   bahasa produktivitas,  misalnya  dengan  jalan  mengikuti  pelatihan  tentang  bagaimana menggunakan program yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem   informasi   dari   suatu   organisasi   tidak   akan   pernah   dapat diotomatisasikan  sepenuhnya  atau  menyeluruh.  Namun  demikian  suatu  sistem informasi  manajemen  sangat  mungkin  dan  praktis  apabila  didasarkan  pada rencana keseluruhan yang bagus serta dikembangkan oleh personil sistem yang terlatih, untuk itu diperlukan partisipasi manajemen dan sumber keuangan yang memadai. Sistem  informasi  yang  melayani  tugas  utama  organisasi  harus  bersifat silang   fungsional   dan   harus   terus-menerus   diperbaiki   demi   menjaga kesinambungan  efektivitasnya.  Tugas  utama organisasi  seringkali  dilayani  oleh sistem  penopang  keputusan/decision  support  system  (DSS)  yang  didalamnya berisi model, database dan manajer yang berinteraksi langsung. Integrasi sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem informasi manajemen. Berbagai sistem dapat saling berhubungan satu dengan yang  lain  dengan  berbagai  cara  yang  sesuai  dengan  keperluan  integrasinya. Sebagian  besar  organisasi  akan  memperoleh  kemanfaatan  yang  besar  dari meningkatnya derajat integrasi sistem informasi yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Interaksi  antara  manajer  dan  mesin  adalah  kaitan  antara  manajer  dan  mesin, yaitu  suatu titik   dimana mereka  bisa  saling  "berkomunikasi"  secara tradisional sistem komputer masih sering  membuat para manajer  “frustasi”, tetapi dengan adanya perkembangan baru, seperti bahasa  produktivitas, pelatihan  (training), agaknya cukup membantu memecahkan masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Davis,  Gordon  B.,  Manajemen  Information  System.,  terjemahan  oleh  Drs.Bob&lt;br /&gt; Widyahartono, PT.Pustaka Binaman pressindo, 1984.&lt;br /&gt;Murdick, Robert G., Management Information System, New Jersey, Prentice Hall&lt;br /&gt; Inc, 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scott,  George  M.,  Principles  of  Management  Information  System,  terjemahan&lt;br /&gt; oleh Achmad Nashir Budiman, Edisi I, PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta,&lt;br /&gt; 1997.&lt;br /&gt;Senn, James A. , Information Systems in Management, Belmont, cal, 4th edition,&lt;br /&gt; 1990.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8900551596415625398?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8900551596415625398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2011/09/artikel-sistem-informasi-manajemen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8900551596415625398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8900551596415625398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2011/09/artikel-sistem-informasi-manajemen.html' title='Artikel Sistem  Informasi Manajemen'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HjarDz7QKNA/ToZ3InojftI/AAAAAAAAABc/tmhIo3hehQI/s72-c/gb1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7425449450472090749</id><published>2011-02-21T17:16:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T17:20:22.724-08:00</updated><title type='text'>Daftra nilai</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?v6jwpk9b1hfbsew"&gt;http://www.mediafire.com/download.php?v6jwpk9b1hfbsew&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7425449450472090749?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7425449450472090749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2011/02/daftra-nilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7425449450472090749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7425449450472090749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2011/02/daftra-nilai.html' title='Daftra nilai'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6164466954086540869</id><published>2010-10-19T19:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T19:30:29.337-07:00</updated><title type='text'>Bingung menghadapi Uan sma, Ini jawabannya</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?zymsebgtqr3bwyz"&gt;Inilah soal yang kalian cari&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6164466954086540869?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6164466954086540869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/bingung-menghadapi-uan-sma-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6164466954086540869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6164466954086540869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/bingung-menghadapi-uan-sma-ini.html' title='Bingung menghadapi Uan sma, Ini jawabannya'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7743163708772779859</id><published>2010-10-19T19:28:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T19:29:11.586-07:00</updated><title type='text'>Masih soal bahasa tuk XII bahasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?tc32ejuj5xqe7hb"&gt;Soal-soal bahasa kiya kupas yuk&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7743163708772779859?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7743163708772779859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/masih-soal-bahasa-tuk-xii-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7743163708772779859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7743163708772779859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/masih-soal-bahasa-tuk-xii-bahasa.html' title='Masih soal bahasa tuk XII bahasa'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-699227869570722820</id><published>2010-10-19T19:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T19:27:54.873-07:00</updated><title type='text'>Masih kelanjutannya</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?58eh3d3grzkin1y"&gt;Soal bahasanya anak bahasa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-699227869570722820?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/699227869570722820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/masih-kelanjutannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/699227869570722820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/699227869570722820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/masih-kelanjutannya.html' title='Masih kelanjutannya'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2893326220273676695</id><published>2010-10-19T19:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T19:26:15.089-07:00</updated><title type='text'>Lanjutan soal berikutnya</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?k9127cccip4ahaj"&gt;Soal untuk anak jurusan bahasa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2893326220273676695?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2893326220273676695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/lanjutan-soal-berikutnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2893326220273676695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2893326220273676695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/lanjutan-soal-berikutnya.html' title='Lanjutan soal berikutnya'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-5254781360579803633</id><published>2010-10-19T19:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T19:23:22.099-07:00</updated><title type='text'>Latihan soal Un bahasa</title><content type='html'>Yo kita belajar &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?99nv89noj4pw5yv"&gt;soal uan bahasa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-5254781360579803633?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/5254781360579803633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/latihan-soal-un-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5254781360579803633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5254781360579803633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/latihan-soal-un-bahasa.html' title='Latihan soal Un bahasa'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4509000489724971456</id><published>2010-10-15T17:50:00.002-07:00</published><updated>2010-10-17T21:35:37.045-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 39. Bai&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?82nk68cqoi4hjjm"&gt;klah kali ini kita mempelajari Poster dan slogan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4509000489724971456?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4509000489724971456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-39.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4509000489724971456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4509000489724971456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-39.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4401723463252586341</id><published>2010-10-15T17:50:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:50:41.123-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 38. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?1z4knfxqusbw2z1"&gt;Perubahan Makna&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4401723463252586341?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4401723463252586341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-38.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4401723463252586341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4401723463252586341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-38.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4019053733549121624</id><published>2010-10-15T17:49:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:49:58.870-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 37. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?hdgdz4d57l45b4r"&gt;Perluasan kalimat 2&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4019053733549121624?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4019053733549121624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-37.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4019053733549121624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4019053733549121624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-37.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6964466115886990766</id><published>2010-10-15T17:48:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:49:13.638-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 36 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?qk74t7r366e3y6d"&gt;Perluasan Kalimat&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6964466115886990766?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6964466115886990766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-36-perluasan-kalimat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6964466115886990766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6964466115886990766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-36-perluasan-kalimat.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2001413210404969332</id><published>2010-10-15T17:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:48:26.098-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 35 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?u8i1g6g2jdlgd01"&gt;Penyajia Data&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2001413210404969332?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2001413210404969332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-35-penyajia-data.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2001413210404969332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2001413210404969332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-35-penyajia-data.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7717399417195880022</id><published>2010-10-15T17:46:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:47:19.796-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 34. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?p487pyoqcwxt9c1"&gt;Paragraf Pengandaian&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7717399417195880022?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7717399417195880022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-34.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7717399417195880022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7717399417195880022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-34.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2595033645832036223</id><published>2010-10-15T17:45:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:46:21.563-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 33. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?bs99qr85pun7ip5"&gt;Paragraf Induktif&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2595033645832036223?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2595033645832036223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-33.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2595033645832036223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2595033645832036223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-33.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-5123090848192083570</id><published>2010-10-15T17:43:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:45:34.646-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 32. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?dt1ohjy27s1coki"&gt;Paragraf Hubungan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-5123090848192083570?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/5123090848192083570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-32.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5123090848192083570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5123090848192083570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-32.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-3005095673216601648</id><published>2010-10-15T17:42:00.002-07:00</published><updated>2010-10-15T17:43:38.884-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 31.&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?6w6jx23fnrp3924"&gt;Paragraf eksposisi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-3005095673216601648?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/3005095673216601648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-31.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3005095673216601648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3005095673216601648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-31.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7075003794164494077</id><published>2010-10-15T17:42:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:42:44.186-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 30. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?c3qqos8io764ifn"&gt;Menyusun Ucapan selamat&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7075003794164494077?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7075003794164494077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7075003794164494077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7075003794164494077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-30.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-199431670169819000</id><published>2010-10-15T17:40:00.002-07:00</published><updated>2010-10-15T17:41:49.790-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 29.&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?ctf3n7d2a8yhz7k"&gt; Menyusun Paragraf&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-199431670169819000?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/199431670169819000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/199431670169819000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/199431670169819000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-29.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2070437405185695197</id><published>2010-10-15T17:40:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:40:38.655-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 28. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?93o0pjjh3lg6ab3"&gt;Menulis Puisi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2070437405185695197?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2070437405185695197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2070437405185695197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2070437405185695197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-28.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4970601452548925397</id><published>2010-10-15T17:39:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:39:42.589-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 27. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?fcums2bqrhjxdv2"&gt;Menulis karya tulis&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4970601452548925397?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4970601452548925397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4970601452548925397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4970601452548925397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-27.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2350033979928419949</id><published>2010-10-15T17:38:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:38:50.853-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 26. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?7oy4bsudo007ddj"&gt;Menulis prosa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2350033979928419949?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2350033979928419949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2350033979928419949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2350033979928419949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-26.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7754816285852706025</id><published>2010-10-15T17:37:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:38:04.792-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 25. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?y1nnwct2chh8nat"&gt;Menulis Featur&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7754816285852706025?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7754816285852706025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7754816285852706025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7754816285852706025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-25.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-3507751262743860455</id><published>2010-10-15T17:36:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:36:55.044-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 24. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?yyx55914am7s3g1"&gt;Menulis Esai&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-3507751262743860455?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/3507751262743860455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3507751262743860455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3507751262743860455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-24.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8188258459604373961</id><published>2010-10-15T17:35:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:36:08.388-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 23. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?w89cxellb37lic6"&gt;Menulis Artikel&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8188258459604373961?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8188258459604373961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8188258459604373961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8188258459604373961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-23.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-706686619614338651</id><published>2010-10-15T17:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:35:15.976-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 22. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?dpaj7c51l4hd141"&gt;Memo&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-706686619614338651?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/706686619614338651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/706686619614338651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/706686619614338651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-22.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-1090093399863867952</id><published>2010-10-15T17:33:00.002-07:00</published><updated>2010-10-15T17:34:37.789-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 21. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?614zv3n9d5p2nsh"&gt;Membaca Teknik&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-1090093399863867952?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/1090093399863867952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1090093399863867952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1090093399863867952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-21.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6899178519881035103</id><published>2010-10-15T17:33:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:33:43.707-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 20. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?ag3gclxwe4g8x44"&gt;Membaca Puisi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6899178519881035103?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6899178519881035103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6899178519881035103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6899178519881035103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-20.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-3920893985667059216</id><published>2010-10-15T17:32:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:32:50.664-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 19. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?f9c0xp0xgsllien"&gt;Membaca Pemahaman&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-3920893985667059216?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/3920893985667059216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3920893985667059216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/3920893985667059216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-19.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7306983193220595135</id><published>2010-10-15T17:31:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:32:04.875-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 18. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?rbu7x3i94ydqi8v"&gt;Majas Perbandingan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7306983193220595135?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7306983193220595135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-18.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7306983193220595135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7306983193220595135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-18.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8178522117963274047</id><published>2010-10-15T17:30:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:30:49.323-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 17. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?a5lpol01f24rhvw"&gt;Kosa Kata&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8178522117963274047?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8178522117963274047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8178522117963274047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8178522117963274047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-17.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-1459561079853515483</id><published>2010-10-15T17:29:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:29:57.593-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 16. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?c2dvff08r8ecnyd"&gt;Kata Ulang&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-1459561079853515483?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/1459561079853515483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1459561079853515483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1459561079853515483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-16.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-1002377400564088102</id><published>2010-10-15T17:28:00.001-07:00</published><updated>2010-10-15T17:28:59.543-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 15. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?yom44e4kbjd23u2"&gt;Kata Penghubung&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-1002377400564088102?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/1002377400564088102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1002377400564088102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/1002377400564088102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-15.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2747551040167198134</id><published>2010-10-15T17:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:28:05.499-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 14. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?npl73a8z56ru97n"&gt;Kata Kajian&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2747551040167198134?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2747551040167198134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2747551040167198134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2747551040167198134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-14.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6753612928619926457</id><published>2010-10-15T17:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:27:03.645-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 13. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?pcvs6rwww1bjyg9"&gt;Kata Ganti&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6753612928619926457?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6753612928619926457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6753612928619926457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6753612928619926457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-13.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-5079540030165498077</id><published>2010-10-15T17:25:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:26:18.011-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 12. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?mxb338hved7th96"&gt;Kata Baku&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-5079540030165498077?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/5079540030165498077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5079540030165498077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/5079540030165498077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-12.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-200041654876446199</id><published>2010-10-15T17:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:25:33.327-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 11. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?1avgvjqwn0a1yry"&gt;Karya Tulis&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-200041654876446199?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/200041654876446199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/200041654876446199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/200041654876446199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-11.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8665661922210956216</id><published>2010-10-15T17:23:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:24:37.593-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 10.&lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?flm2alh3g87zeod"&gt;Karya Ilmiah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8665661922210956216?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8665661922210956216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8665661922210956216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8665661922210956216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-10.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4750405323033968200</id><published>2010-10-15T17:22:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:23:27.914-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 9. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?ub8yqv257k30oeb"&gt;Kalimat berita&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4750405323033968200?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4750405323033968200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-9.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4750405323033968200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4750405323033968200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-9.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2162884071574623260</id><published>2010-10-15T17:21:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:22:18.311-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 8 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?5r876rbt0ogis5k"&gt;Kalimat langsung&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2162884071574623260?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2162884071574623260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-8-kalimat-langsung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2162884071574623260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2162884071574623260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-8-kalimat-langsung.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2909886961404731858</id><published>2010-10-15T17:20:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:21:27.194-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 7 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?ie94ad7ia9nm34x"&gt;Kalimat majemuk&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2909886961404731858?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2909886961404731858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-7-kalimat-majemuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2909886961404731858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2909886961404731858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-7-kalimat-majemuk.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6121755766897261685</id><published>2010-10-15T17:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:20:30.423-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 6 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?a144329njb7ybbs"&gt;Jenis frase&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6121755766897261685?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6121755766897261685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-6-jenis-frase.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6121755766897261685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6121755766897261685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-6-jenis-frase.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2115192454772614855</id><published>2010-10-15T17:18:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:19:12.992-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 5 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?7ewc8of3og9gjv8"&gt;Jenis karangan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2115192454772614855?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2115192454772614855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-5-jenis-karangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2115192454772614855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2115192454772614855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-5-jenis-karangan.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-2304335098353192000</id><published>2010-10-15T17:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:18:07.972-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 4 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?hc6c0c9ll1m93cb"&gt;hiponim hipernim&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-2304335098353192000?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/2304335098353192000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-4-hiponim-hipernim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2304335098353192000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/2304335098353192000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-4-hiponim-hipernim.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8922768834033416366</id><published>2010-10-15T17:14:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:16:21.328-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 3 &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?hc6c0c9ll1m93cb"&gt;Imbuhan asing&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8922768834033416366?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8922768834033416366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-3-imbuhan-asing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8922768834033416366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8922768834033416366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-3-imbuhan-asing.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-4973602744244901589</id><published>2010-10-15T17:04:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:06:37.938-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 2 : &lt;a href="http://download903.mediafire.com/7b0ph3vnczsg/6x886386mgl0nq8/kalimat-aktif-pasif.ppt"&gt;Membuat kalimat aktif-pasif&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-4973602744244901589?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/4973602744244901589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-2-membuat-kalimat-aktif-pasif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4973602744244901589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/4973602744244901589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-2-membuat-kalimat-aktif-pasif.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8218195550671056698</id><published>2010-10-15T17:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:01:15.839-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Materi 1 : &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?8e4dse95bq5kya3"&gt;Paragraf&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8218195550671056698?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8218195550671056698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-1-paragraf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8218195550671056698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8218195550671056698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/10/materi-1-paragraf.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-7083884972671437707</id><published>2010-09-01T18:18:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T18:50:19.108-07:00</updated><title type='text'>CERITA ANAK</title><content type='html'>SEMUT DAN KEPOMPONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung,kucing, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yangsangat dahsyat. Angin bertiup sangat  kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak!terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali si semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah. Si semut bergumam, "Hmm, alangkah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa kemana-mana". "Menjadi kepompong memang memalukan!". "Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja ku mau", ejek semutpada kepompong. Semut terus mengulang perkataannya pada setiap hewan yang berhasil ditemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap dirinya semakin dalam. "Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek seperti ini," keluh semut. Semakin lama, si semut semakin tenggelam dalam&lt;br /&gt;lumpur. "Tolong! tolong," teriak si semut.&lt;br /&gt;"Wah, sepertinya kamu sedang kesulitan ya?"  Si semut terheran mendengar suara itu. Ia&lt;br /&gt;memandang kesekelilingnya mencari sumber suara. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah&lt;br /&gt;terbang mendekatinya. "Hai, semut aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek.&lt;br /&gt;Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku.&lt;br /&gt;Lihat! sekarang kau tidak bisa berjalan di lumpur itu kan?" "Yah, aku sadar. Aku mohon maaf&lt;br /&gt;karena telah mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?" kata si semut pada kupu-&lt;br /&gt;kupu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kupu-kupu menolong semut yang terjebak dalam lumpur penghisap. Tidak berapa&lt;br /&gt;lama, semut terbebas dari lumpur penghisap tersebut. Setelah terbebas, semut&lt;br /&gt;mengucapkan terima kasih pada kupu-kupu. "Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban kita&lt;br /&gt;untuk menolong yang sedang kesusahan bukan?, karenanya kamu jangan mengejek hewan&lt;br /&gt;lain lagi ya?" Karena setiap makhluk pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh yang&lt;br /&gt;Maha Pencipta. Sejak saat itu, semut dan kepompong menjadi sahabat karib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH :Sesama makhluk ciptaan Tuhan, janganlah saling mengejek dan menghina,&lt;br /&gt;karena siapa tahu yang dihina lebih baik kedudukannya daripada yang menghina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERULING AJAIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kancil sedang asyik berjalan di hutan bambu. "Ternyata enak juga jalan-jalan di hutan&lt;br /&gt;bambu, sejuk dan begitu damai," kata kancil dalam hati. Keasyikan berjalan membuat ia lupa&lt;br /&gt;jalan keluar, lalu ia mencoba jalan pintas dengan menerobos pohon-pohon bambu. Tapi yang&lt;br /&gt;terjadi si kancil malah terjepit diantara batang pohon bambu. "Tolong! Tolong!" teriak kancil.&lt;br /&gt;Ia meronta-ronta, tapi semakin ia meronta semakin kuat terjepit. Ia hanya berharap mudah-&lt;br /&gt;mudahan ada binatang lain yang menolongnya. Tak jauh dari hutan bambu, seekor harimau sedang beristirahat sambil mendengarkan kicauan burung. Ia berkhayal bisa bernyanyi seperti burung. "Andai aku bisa bernyanyi seperti burung, tapi siapa yang mau mengajari aku&lt;br /&gt;bernyanyi ya?", tanyanya dalam hati. Semilir angin membuat harimau terkantuk-kantuk. Tak lama setelah ia mendengkur, terdengar suara berderit- derit. Suara itu semakin nyaring&lt;br /&gt;karena terbawa angin. "Suara apa ya itu?" kata harimau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang pasti bukan suara kicauan  burung, sepertinya suaranya datang dari arah hutan bambu, lebih baik aku selidiki saja," ujar si harimau. Suara semakin jelas ketika harimau sampai di hutan&lt;br /&gt;bambu. Ia mendapati ternyata seekor kancil sedang terjepit diantara pohon-pohon bambu. "Wah aku beruntung sekali hari ini,tanpa susah payah hidangan lezat sudah tersedia", ujar harimau kepada kancil sambil lidahnya berdecap melihat tubuh kancil yang gemuk. Kancil sangat ketakutan. "Apa yang harus kulakukan agar bisa lolos dengan selamat?", pikir si kancil.&lt;br /&gt;"Harimau yang baik, janganlah kau makan aku, tubuhku yang kecil pasti tak akan&lt;br /&gt;mengenyangkanmu." "Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini," ujar si&lt;br /&gt;harimau. Angin tiba-tiba berhembus lagi, kriet....kriet... "Suara apa itu?", Tanya Harimau&lt;br /&gt;penasaran. "Itu suara seruling ajaibku," jawab kancil dengan cepat. Otaknya yang cerdik&lt;br /&gt;telah menemukan suatu cara untuk meloloskan diri. "Aku bersedia mengajarimu asalkan&lt;br /&gt;engkau tidak memangsaku, bagaimana?" Tanya si kancil.&lt;br /&gt;Harimau tergoda dengan tawaran si kancil, karena ia memang ingin dapat bernyanyi seperti burung. Ia berpikir meniup seruling tidak kalah hebat dengan bernyanyi. Tangan si kancil&lt;br /&gt;pura-pura asyik memainkan seruling seiring dengan hembusan angin. Sementara harimau memperhatikan dengan serius. "Koq lagunya hanya seperti itu?", Tanya harimau. "ini baru nada&lt;br /&gt;dasar", jawab kancil.&lt;br /&gt;"Begini caranya, coba kau kemari dan  renggangkan dulu batang bambu ini dari tubuhku",&lt;br /&gt;kata si kancil. Harimau melakukan apa yang dikatakan kancil hingga akhirnya kancil terbebas&lt;br /&gt;dari jepitan pohon bambu. "Nah, sekarang masukkan lehermu dan julurkan lidahmu pada&lt;br /&gt;batang bambu ini. Lalu tiuplah pelan-pelan", Kancil menerangkan dengan serius. "Jangan&lt;br /&gt;heran ya, kalau suaranya kadang kurang merdu, tapikalau lagi tidak ngadat suaranya bagus&lt;br /&gt;lho." "Untung ada si harimau, hmm bodoh sekali dia, mana ada seruling ajaib," kata kancil&lt;br /&gt;dalam hati. "Harimau yang telah terjepit di antara batang bambu tidak menyadari bahwa ia&lt;br /&gt;telah ditipu si kancil. "Kau mau pergi kemana, Cil?", Tanya harimau. "Aku mau minum dulu,&lt;br /&gt;tenggorokanku kering karena kebanyakan meniup seuling," jawab si kancil. "Masa aku harus&lt;br /&gt;belajar sendiri?", tanya harimau lagi. "Aku pergi tidak lama, nanti waktu aku kembali, kau&lt;br /&gt;harus sudah bisa meniupnya ya, jawab si kancil sambil pergi meninggalkan harimau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah si kancil pergi, angin bertiup semilir-semilir dan semakin lama semakin kencang.&lt;br /&gt;Batang-batang pohon bambu menjadi saling bergesekan dan berderit-derit. "Hore aku bisa!", seru harimau bersemangat. Karena terlalu bersemangat meniup, lidah harimau menjadi&lt;br /&gt;terjepit di antara batang bambu. Ia berteriak kesakitan dan segera menarik lidahnya dari&lt;br /&gt;jepitan batang bambu. "Wah ternyata aku telah ditipu lagi oleh si kancil, betapa bodohnya&lt;br /&gt;aku ini!, pasti bunyi berderit-derit itu  suara batang bambu yang bergesekan. "Grr, benar-&lt;br /&gt;benar keterlaluan, kalau ketemu nanti akan ku hajar si kancil", kata harimau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lelah mencari si kancil,  akhirnya harimau beristirahat di bawah pohon. Angin berhembus kembali. Kriet..kriet..kriet membuat batang-batang bambu saling bergesekan dan berderit-&lt;br /&gt;derit. Hal ini membuat amarah harimau sedikit reda. Ia jadi mengantuk dan akhirnya tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi dapat meniup seruling asli. Membuat para binatang menari dan&lt;br /&gt;menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERA JADI RAJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Raja hutan "Singa" ditembak pemburu, penghuni hutan rimba jadi gelisah. Mereka tidak mempunyai Raja lagi. Tak berapa lama seluruh penghuni hutan rimba berkumpul untuk memilih&lt;br /&gt;Raja yang baru. Pertama yang dicalonkan adalah Macan Tutul, tetapi macan tutul menolak. "Jangan, melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang," ujarnya. "Kalau begitu Badak&lt;br /&gt;saja, kau kan amat kuat," kata binatang lain. "Tidak-tidak, penglihatanku kurang baik, aku telah menabrak pohon berkali-kali." "Oh! mungkin Gajah saja yang jadi Raja, badan kau kan besar..", ujar binatang-binatang lain. "Aku tidak bisa berkelahi dan gerakanku amat lambat," sahut gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang-binatang menjadi bingung, mereka belum menemukan raja pengganti. Ketika&lt;br /&gt;hendak bubar, tiba-tiba kera berteriak, "Manusia saja yang menjadi raja, ia kan yang sudah&lt;br /&gt;membunuh Singa". "Tidak mungkin," jawab tupai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba kalian semua perhatikan aku, aku mirip dengan manusia bukan?, maka akulah yang cocok menjadi raja," ujar kera. Setelah melalui perundingan, penghuni hutan sepakat Kera menjadi raja&lt;br /&gt;yang baru. Setelah diangkat menjadi raja, tingkah laku Kera sama sekali tidak seperti Raja. Kerjanya hanya bermalas-malasan sambil menyantap makanan yang lezat-lezat.&lt;br /&gt;Penghuni binatang menjadi kesal, terutama srigala. Srigala berpikir, "bagaimana si kera bisa&lt;br /&gt;menyamakan dirinya dengan manusia ya?, badannya saja yang sama, tetapi otaknya tidak".&lt;br /&gt;Srigala mendapat ide. Suatu hari, ia menghadap kera. "Tuanku, saya menemukan makanan&lt;br /&gt;yang amat lezat, saya yakin tuanku pasti suka. Saya akan antarkan tuan ke tempat itu," ujar&lt;br /&gt;srigala. Tanpa pikir panjang, kera, si Raja yang baru pergi bersama srigala. Di tengah hutan, teronggok buah-buahan kesukaan kera. Kera yang tamak langsung menyergap buah-buahan itu. Ternyata, sikera langsung terjeblos ke dalam tanah. Makanan yang disergapnya ternyata jebakan yang dibuat manusia. "Tolong! tolong," teriak kera, sambil berjuang keras agar bisa keluar dari perangkap.&lt;br /&gt;"Hahahaha! Tak pernah kubayangkan, seorang raja bisa berlaku bodoh, terjebak dalam&lt;br /&gt;perangkap yang dipasang manusia, Raja seperti kera mana bisa melindungi rakyatnya," ujar&lt;br /&gt;srigala dan binatang lainnya. Tak berapa lama setelah binatang-binatang meninggalkan kera,&lt;br /&gt;seorang pemburu datang ke tempat itu. Melihat ada kera di dalamnya, ia langsung membawa&lt;br /&gt;tangkapannya ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH :Perlakukanlah teman-teman kita dengan baik, janganlah sombong dan bermalas-malasan. Jika kita sombong dan memperlakukan teman-teman semena-mena, nantinya kita akan kehilangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIA DAN SI KITTY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mia adalah seorang anak yang baik hati. Ia tinggal bersama orangtuanya di suatu desa. Karena ramah dan baik hati, ia mempunyai banyak teman di lingkungan rumah maupun sekolahnya. Mia adalah anak terkecil diantara 4 bersaudara. Setiap harinya, Mia dan kakak-kakaknya selalu diajari kedisiplinan dan budi pekerti oleh orangtuanya. Mia sangat senang dengan binatang.&lt;br /&gt;Binatang yang ada di rumahnya, dipeliharanya dengan rajin. Sudah lama Mia ingin memelihara kucing, tetapi Ibunya melarang binatang peliharaan yang dipelihara di dalam rumah karena membuat rumah kotor.&lt;br /&gt;Suatu hari, Mia sedang pergi menuju sekolahnya. Ia pergi ke sekolah dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;Jarak antara rumah dan sekolahnya tidak terlalu jauh hanya 300 meter. Di tengah jalan, ia&lt;br /&gt;melihat seekor anak kucing yang masih kecil terjatuh ke dalam selokan. Mia merasa kasihan&lt;br /&gt;dengan anak kucing itu. Lalu ia mengangkat anak kucing itu dari selokan dan menaruhnya di&lt;br /&gt;tempat yang aman kemudian Mia melanjutkan perjalanannya ke sekolah. Bel tanda masuk&lt;br /&gt;berbunyi. Mia dan teman-temannya segera masuk ke kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolahnya, Mia termasuk anak yang cerdas. Ia selalu masuk dalam rangking 3 besar. Ia&lt;br /&gt;sering mengadakan kelompok belajar bersama  teman-temannya di waktu istirahat maupun&lt;br /&gt;setelah pulang dari sekolah. Dalam kelompok belajar itu, mereka membahas pelajaran yang&lt;br /&gt;telah mereka dapatkan dan juga membahas pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru.&lt;br /&gt;Kriiingg... Bel tanda waktu pulang berbunyi! Mia dan teman-temannya segera bergegas&lt;br /&gt;membereskan buku-bukunya dan segera keluar ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan pulang, ketika sedang mengobrol dengan teman-temannya, Mia melihat anak&lt;br /&gt;kucing yang tadi pagi dilihatnya dalam selokan. Anak kucing itu mengeong-ngeong sambil&lt;br /&gt;terus mengikuti Mia. Mia tidak sadar ia diikuti oleh anak kucing itu. Sesampainya di rumah,&lt;br /&gt;ketika akan menutup pintu, Mia terkejut karena ada anak kucing mengeong sekeras-&lt;br /&gt;kerasnya. Mia baru menyadari kalau anak kucing yang ditolongnya, mengikutinya sampai&lt;br /&gt;rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mia mohon pada Ibunya, agar ia di izinkan memelihara kucing kecil itu. "Tidak boleh!, nantihewan itu membuat kotor rumah", ujar Ibu Mia. "Tapi bu, kasihan kucing ini! ia tidak punya tempat tinggal dan tidak punya orangtua", kata Mia. Setelah beberapa saat, akhirnya Ibu&lt;br /&gt;membolehkan Mia memelihara kucing dengan syarat binatang itu tidak boleh ditelantarkan&lt;br /&gt;dan jangan sampai mengotori rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, Mia memelihara anak kucing itu. Setiap hari ia memberi minum dan makan&lt;br /&gt;anak kucing itu. Lama-lama Mia menjadi sangat sayang dengan anak kucing itu. Mia&lt;br /&gt;memberi nama anak kucing itu Kitty. Semenjak dipelihara Mia, Kitty menjadi bersih dan&lt;br /&gt;gemuk, bulunya yang berbelang tiga membuatnya tambah lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, Si Kitty menjadi besar. Suatu hari, Mia melihat seekor burung&lt;br /&gt;kutilang yang tergeletak di halaman rumahnya. Mia mendekati burung kutilang itu dan&lt;br /&gt;mengangkatnya. Ternyata burung kutilang itu terluka sayapnya dan tidak bisa terbang. Mia&lt;br /&gt;merawat burung itu dengan penuh kasih sayang. Si Kitty merasa cemburu karena merasa&lt;br /&gt;Mia menjadi lebih sayang pada burung kutilang daripadanya. Padahal Mia tetap menyayangi&lt;br /&gt;si Kitty. Karena merasa tidak diperhatikan lagi, setiap Mia tidak ada, si Kitty selalu menakut-&lt;br /&gt;nakuti burung kutilang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dirawat Mia selama seminggu, burung kutilang itu jadi sembuh. Beberapa hari&lt;br /&gt;kemudian, ketika Mia baru pulang dari sekolah, ia melihat pintu kandang burung kutilangnya&lt;br /&gt;terbuka dan ada bercak darah di bawah kandang burung kutilangnya. Mia berpikir jangan-&lt;br /&gt;jangan si Kitty memakan burung Kutilangnya. Ketika melihat si Kitty, Mia jadi lebih curiga&lt;br /&gt;karena pada mulut si Kitty terdapat bercak darah. Karena saking kesalnya, Mia mengambil&lt;br /&gt;sapu dan mengejar si Kitty untuk dipukul. Si Kitty segera berlari masuk ke kolong tempat&lt;br /&gt;tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat ke kolong Mia sangat terkejut karena ada seekor ular yang sudah mati di&lt;br /&gt;bawah kolong tempat tidurnya. Akhirnya Mia sadar, si Kitty telah menyelamatkannya dengan&lt;br /&gt;menggigit ular tersebut. Mia baru ingat kalau ia lupa menutup pintu sangkar burungnya. Mia&lt;br /&gt;menyesal ketika ingat akan memukul si Kitty. Padahal kalau tidak ada si Kitty mungkin ular&lt;br /&gt;tersebut masih hidup dan bisa mencelakainya. Akhirnya Mia sadar akan kesalahannya dan&lt;br /&gt;memeluk si Kitty dengan erat. Sejak kejadian  itu, Mia jadi lebih sayang dengan Si Kitty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENDE WASIAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harimau sedang asyik bercermin di sungai sambil membasuh mukanya. "Hmm, gagah juga aku ini, tubuhku kuat berotot dan warna lorengku sangat indah," kata harimau dalam hati.&lt;br /&gt;Kesombongan harimau membuatnya suka memerintah dan berbuat semena-mena pada binatang lain yang lebih kecil dan lemah. Si kancil akhirnya tidak tahan lagi. "Benar-benar keterlaluan siharimau!" kata Kancil menahan marah. "Dia mesti diberi pelajaran!&lt;br /&gt;Biar kapok!Sambil berpikir, ditengah jalan kancil bertemu dengan kelinci. Mereka berbincang-bincang tentang tingkah laku harimau dan mencoba mencari ide bagaimana cara membuat si&lt;br /&gt;harimau kapok.  Setelah lama terdiam, "Hmm, aku ada ide," kata si kancil tiba-tiba. "Tapi kau harus menolongku," lanjut si kancil. "Begini,kau bilang pada harimau kalau aku telah menghajarmu karena telah menggangguku, dan katakan juga pada si harimau bahwa aku akan menghajar siapa saja yang berani menggangguku, termasuk harimau, karena aku sedang&lt;br /&gt;menjalankan tugas penting," kata kancil pada kelinci. "Tugas penting apa, Cil?" tanya kelinci heran. " Sudah, bilang saja begitu, kalau si harimau nanti mencariku, antarkan ia ke bawah pohon besar di ujung jalan itu. Aku akan menunggu ,Harimau disana." "Tapi aku takut Cil, benar  nih rencanamu akan berhasil?", kata kelinci.&lt;br /&gt;"Percayalah padaku, kalau gagal jangan sebut aku  si kancil yang cerdik". "Iya, iya. Aku&lt;br /&gt;percaya, tapi kamu jangan sombong, nanti malah kamu jadi lebih sombong dari si harimau&lt;br /&gt;lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kelincipun berjalan menemui harimau yang sedang bermalas-malasan. Si kelinci agak gugup menceritakan yang terjadipadanya. Setelah mendengar cerita kelinci, harimau menjadi geram mendengarnya. "Apa? Kancil mau menghajarku? Grr, berani sekali dia!!, kata harimau. Seperti yang diharapkan, harimau minta diantarkan ke tempat kancil berada. "Itu dia si Kancil!" kata Kelinci sambil menunjuk ke arah sebatang pohon besar di ujung jalan.&lt;br /&gt;"Kita hampir sampai, harimau. Aku takut, nanti  jangan bilang si kancil kalau aku yang cerita&lt;br /&gt;padamu, nanti aku dihajar lagi," kata kelinci. Si kelinci langsung berlari masuk dalam semak-&lt;br /&gt;semak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai kancil!!! Kudengar kau mau menghajarku ya?" Tanya harimau sambil marah. "Jangan&lt;br /&gt;bicara keras-keras, aku sedang mendapat tugas penting". "Tugas penting apa?".&lt;br /&gt;Lalu Kancil menunjuk benda besar berbentuk bulat, yang tergantung pada dahan pohon di atasnya. "Aku harus menjaga bende wasiat itu." Bende wasiat apa sih itu?" Tanya harimau&lt;br /&gt;heran. "Bende adalah semacam gong yang berukuran kecil, tapi bende ini bukan sembarang bende, kalau dipukul suaranya merdu sekali, tidak bisa terlukis dengan kata-kata. Harimau jadi&lt;br /&gt;penasaran. "Aku boleh tidak memukulnya?, siapa tahu kepalaku yang lagi pusing ini akan hilang setelah mendengar suara merdu dari bende itu." "Jangan, jangan," kata Kancil. Harimau terus membujuk si Kancil. Setelah agak lama berdebat, "Baiklah, tapi aku pergi dulu, jangan salahkan aku kalau terjadi apa-apa ya?", kata si kancil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Kancil pergi, Harimau segera memanjat pohon dan memukul bende itu. Tapi yang&lt;br /&gt;terjadi. Ternyata bende itu adalah sarang lebah! Nguuuung!..nguuuung!..nguuuung!..&lt;br /&gt;sekelompok lebah yang marah keluar dari sarangnya karena merasa diganggu. Lebah-lebah&lt;br /&gt;itu mengejar dan menyengat si harimau. "Tolong! Tolong!" teriak harimau kesakitan sambil&lt;br /&gt;berlari. Ia terus berlari menuju ke sebuah sungai. Byuur! Harimau langsung melompat masuk&lt;br /&gt;ke dalam sungai. Ia akhirnya selamat dari  serangan lebah. "Grr, awas kau Kancil!" teriak&lt;br /&gt;Harimau menahan marah. "Aku dibohongi lagi.  Tapi pusingku kok menjadi hilang ya?".&lt;br /&gt;Walaupun tidak mendengar suara merdu bende wasiat, harimau tidak terlalu kecewa, sebab&lt;br /&gt;kepalanya tidak pusing lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hahaha! Lihatlah Harimau yang gagah itu lari terbirit-birit disengat lebah," kata kancil.&lt;br /&gt;"Binatang kecil dan lemah tidak selamanya kalah bukan?". "Aku harap harimau bisa&lt;br /&gt;mengambil manfaat dari kejadian ini," kata kelinci penuh harap."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELELAWAR YANG PENGECUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah padang rumput di Afrika, seekor Singa sedang menyantap makanan. Tiba-tiba&lt;br /&gt;seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan kepunyaan Singa. "Kurang&lt;br /&gt;ajar", kata singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkanseluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung. "Mulai sekarang segala jenis burung&lt;br /&gt;adalah musuh kita, usir mereka semua, jangan disisakan!" kata Singa. Binatang lain setuju sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.&lt;br /&gt;Ketika malam mulai tiba, bangsa burung kembali ke sarangnya. Kesempatan itu digunakan&lt;br /&gt;oleh para Singa dan anak buahnya untuk menyerang. Burung-burung kocar-kacir melarikan&lt;br /&gt;diri. Untung masih ada burung hantu yang dapat melihat dengan jelas di malam hari&lt;br /&gt;sehingga mereka semua bisa lolos dari serangan singa dan anak buahnya.&lt;br /&gt;Melihat bangsa burung kalah, sang kelelawar merasa cemas, sehingga ia bergegas&lt;br /&gt;menemui sang raja hutan. Kelelawar berkata, "Sebenarnya aku termasuk bangsa tikus,&lt;br /&gt;walaupun aku mempunyai sayap. Maka izinkan aku untuk bergabung dengan kelompokmu,&lt;br /&gt;Aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk  bertempur melawan burung-burung itu". Tanpa&lt;br /&gt;berpikir panjang singa pun menyetujui kelelawar masuk dalam kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam berikutnya kelompok yang dipimpin singa kembali menyerang kelompok burung dan&lt;br /&gt;berhasil mengusirnya. Keesokan harinya, menjelang pagi, ketika kelompok Singa sedang&lt;br /&gt;istirahat kelompok burung menyerang balik mereka dengan melempari kelompok singa&lt;br /&gt;dengan batu dan kacang-kacangan.&lt;br /&gt;"Awas hujan batu," teriak para binatang kelompok singa sambil melarikan diri. Sang kelelawar merasa cemas dengan hal tersebut sehingga ia berpikiran untuk kembali bergabung dengan&lt;br /&gt;kelompok burung. Ia menemui sang raja burung yaitu burung Elang. "Lihatlah sayapku, Aku ini seekor burung seperti kalian".&lt;br /&gt;Elang menerima kelelawar dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran berlanjut, kera-kera menunggang gajah atau badak sambil memegang busur dan anak panah. Kepala mereka dilindungi dengan topi dari tempurung kelapa agar tidak mempan&lt;br /&gt;dilempari batu. Setelah kelompok singa menang, apa yang dilakukan kelelawar?. Ia bolak balik berpihak kepada kelompok yang menang. Sifat pengecut dan tidak berpendirian yang dimiliki&lt;br /&gt;kelelawar lama kelamaan diketahui oleh kedua kelompok singa dan kelompok burung.&lt;br /&gt;Mereka sadar bahwa tidak ada gunanya saling bermusuhan. Merekapun bersahabat kembali&lt;br /&gt;dan memutuskan untuk mengusir kelelawar dari lingkungan mereka. Kelelawar merasa&lt;br /&gt;sangat malu sehingga ia bersembunyi di gua-gua yang gelap. Ia baru menampakkan diri bila&lt;br /&gt;malam tiba dengan cara sembunyi-sembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kancil KENA BATUNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga&lt;br /&gt;dengan Si Kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan di hutan sambil&lt;br /&gt;membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata, "Siapa yang tak kenal Kancil. Si pintar,&lt;br /&gt;si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai, ia&lt;br /&gt;segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat Kancil&lt;br /&gt;dapat berkaca. Ia berkata-kata sendirian.  "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya".  Si Kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor Siput yang sedang duduk di bongkahan batu yang besar. Si&lt;br /&gt;Siput berkata, "Hei Kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira?". Kancil mencari-cari sumber suara itu. Akhirnya ia menemukan letak Si Siput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rupanya sudah lama kau memperhatikanku ya?". Siput yang kecil dan imut-imut. Eh bukan!. "Kamu memang kecil tapi tidak imut-imut, melainkan jelek bagai kotoran ayam". Ujar Si Kancil. Siput terkejut mendengar ucapan Si Kancil yang telah menghina dan membuatnya jengkel. Lalu Siputpun berkata, "Hai Kancil!, kamu memang cerdik dan pemberani karena ituaku menantangmu lomba adu cepat".&lt;br /&gt;Akhirnya mereka setuju perlombaan dilakukan minggu depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Si Kancil pergi, Siput segera memanggil dan mengumpulkan teman-temannya. Ia meminta tolong teman-temannya agar waktu perlombaan nanti semuanya harus berada di jalur lomba. "Jangan lupa, kalian bersembunyi di balik bongkahan batu, dan salah satu harus segera muncul jika Si Kancil memanggil, dengan begitu kita selalu berada di depan Si Kancil," kata Siput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang dinanti tiba. Si Kancil datang dengan sombongnya, merasa ia pasti akan sangat&lt;br /&gt;mudah memenangkan perlombaan ini. Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari duluan dan&lt;br /&gt;memanggilnya untuk memastikan sudah sampai mana ia sampai. Perlombaan dimulai.&lt;br /&gt;Kancil berjalan santai, sedang Siput segera  menyelam ke dalam air. Setelah beberapa langkah, Kancil memanggil Siput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Siput muncul di depan Kancil sambil berseru, "Hai Kancil! Aku sudah sampai sini." Kancil terheran-heran, segera ia mempercepat langkahnya. Kemudian ia memanggil Si Siput lagi. Ternyata Siput juga sudah berada di depannya. Akhirnya Si Kancil berlari, tetapi tiap ia panggil Si Siput, ia selalu muncul di depan Kancil. Keringatnya bercucuran, kakinya terasa lemas dan nafasnya tersengal-sengal. Ketika hampir finish, ia memanggil Siput, tetapi tidak ada jawaban. Kancil berpikir Siput sudah tertinggal jauh dan ia akan menjadi pemenang perlombaan. Si Kancil berhenti berlari, ia berjalan santai sambil beristirahat. Dengan senyum sinis  Kancil berkata, "Kancil memang tiada duanya." Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara Siput yang sudah duduk di atas batu besar. "Oh kasihan sekali kau Kancil.&lt;br /&gt;Kelihatannya sangat lelah, Capai ya berlari?". Ejek Siput. "Tidak mungkin!", "Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai, padahal aku berlari sangat kencang", seru Si Kancil.&lt;br /&gt;"Sudahlah akui saja kekalahanmu," ujar Siput. Kancil masih heran dan tak percaya kalau a&lt;br /&gt;dikalahkan oleh binatang yang lebih kecil darinya. Kancil menundukkan kepala dan mengakui&lt;br /&gt;kekalahannya. "Sudahlah tidak usah sedih, aku tidak minta hadiah kok. Aku hanya ingin&lt;br /&gt;kamu ingat satu hal, janganlah sombong dengan kepandaian dan kecerdikanmu dalam&lt;br /&gt;menyelesaikan setiap masalah, kamu harus mengakui bahwa semua binatang mempunyai&lt;br /&gt;kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan suka menghina dan menyepelekan&lt;br /&gt;mereka", ujar Siput. Siput segera menyelam ke dalam sungai. Tinggallah Si Kancil dengan&lt;br /&gt;rasa menyesal dan malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH  :&lt;br /&gt;Janganlah suka menyombongkan diri dan menyepelekan orang lain, walaupun kita&lt;br /&gt;memang cerdas dan pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KANCIL DAN TIKUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hutan hiduplah dua ekor kancil. Mereka bernama Kanca dan Manggut. Kedua ekor kancil&lt;br /&gt;itu bersaudara. Manggut adalah kakak dari Kanca. Sebaliknya, Kanca adalah adik dari&lt;br /&gt;Manggut. Walaupun mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda. Kanca rajin&lt;br /&gt;dan baik hati. Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Manggut kelaparan. Tetapi Manggut malas mencari makan. Akhirnya Manggut&lt;br /&gt;mencuri makanan Kanca. Waktu Kanca menanyai kepada Manggut di mana makanannya,&lt;br /&gt;Manggut menjawab dicuri tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, mana mungkin dimakan tikus!" kata Kanca. "Iya, kok! Masa sama kakaknya tidak&lt;br /&gt;percaya!" jawab Manggut berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya Kanca tidak percaya dengan omongan Manggut. Tetapi setelah Manggut&lt;br /&gt;mengatakannya berkali-kali akhirnya Kanca percaya juga. Kanca memanggil tikus ke&lt;br /&gt;rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tikus, apakah kamu mencuri makananku?" tanya Kanca pada tikus. "Ha? Mencuri? Berpikir&lt;br /&gt;saja aku belum pernah!" jawab tikus. "Ah, si tikus! Kamu ini membela diri saja! Sudah, Kanca!&lt;br /&gt;Dia pasti berbohong," kata Manggut. "Ya, sudahlah! Tikus, sebagai gantinya ambilkan&lt;br /&gt;makanan di seberang sungai sana. Tadi aku juga mengambil makanan dari sana, kok!" kata&lt;br /&gt;Kanca mengakhiri percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus berjalan ke tepi sungai. Ia menaiki perahu kecil untuk menuju seberang sungai.&lt;br /&gt;Sebenarnya tikus tahu kalau Manggut yang mencuri makanan. Sementara itu, di bagian&lt;br /&gt;sungai yang lain, Manggut cepat-cepat  menyeberangi sungai. Ia hendak memasang&lt;br /&gt;perangkap tikus agar tikus terperangkap.   Ketika tikus hampir mendekati seberang sungai, tikus melihat perangkap. Tikus yakin kalau perangkap itu dipasang oleh Manggut. Tiba-tiba tikus mendapat ide. Tikus berpura-pura tenggelam dalam sungai. "Aaa... Manggut, tolong aku...!" teriak tikus. Mendengar itu Manggut segera menolong tikus. Tikus meminta Manggut&lt;br /&gt;mengantarkannya ke seberang sungai. Manggut tidak bisa berbuat apa-apa. Ia mengantarkan tikus ke seberang sungai.&lt;br /&gt;Sesampai di seberang sungai tikus meminta Manggut menemani tikus mengambil makanan.&lt;br /&gt;Karena Manggut tidak hati-hati, kakinya  terperangkap dalam perangkap tikus. Manggut&lt;br /&gt;menyesali perbuatan buruknya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MONI, MONYET YANG LICIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu angin berhembus sepoi-sepoi. Moni duduk di dahan sambil mengantuk. Tiba-tiba&lt;br /&gt;perutnya berbunyi keroncongan dan terasa lapar. Ia membayangkan betapa enaknya bila&lt;br /&gt;makan buah-buahan. Tetapi ia kemudian tersentak mengingat kata-kata temannya. Ia&lt;br /&gt;dikatakan sebagai si Serakah, si Rakus, si Tukang Makan, dan sebagainya. Bahkan ia terngiang kata-kata pak tani yang memarahinya. "Awas, kalau mencuri lagi! Kubunuh, Kau!&lt;br /&gt;Kalau kau ingin makan buah-buahan tanamlah sendiri! Bekerja dan berusahalah dengan&lt;br /&gt;baik!" kata petani dengan geram. Bulu kuduknya  berdiri ketika ia teringat pernah dipukuli&lt;br /&gt;ketika mencuri pisang dan mangga di kebun pak tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moni kemudian berpikir bagaimana cara mendapatkan makanan agar tidak dimarahi orang. "Ah, lebih baik saya mencari sahabat karibku! Mudah-mudahan ia dapat membantuku," kata Moni&lt;br /&gt;dalam hati. Ia kemudian turun dari pohon dan berjalan mencari katak sahabat karibnya. Setibanya di pematang sawah, sambil bernyanyi ia memanggil sahabat karibnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pung... ketipung ... pung! He... he... he...! Katak sahabatku, mengapa engkau sudah lama&lt;br /&gt;tak muncul? Ini sahabatmu datang! Saya rindu sekali padamu! Muncullah ... muncullah!"&lt;br /&gt;Mendengar nyanyian tersebut katak muncul sambil bernyayi "Teot... teot! Teot... teblung! Ini&lt;br /&gt;aku si Katak datang!" Aku juga rindu padamu. Bagaimana aku muncul, bila kau sendiri tak&lt;br /&gt;muncul?" Kedua binatang tersebut kemudian berbincang-bincang untuk melepaskan&lt;br /&gt;kerinduannya. Pada kesempatan itu juga si Monyet menyampaikan maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katak sahabatku, bagaimana kalau kita bekerja sama untuk menanam buah-buahan," ajak&lt;br /&gt;monyet. "Wah, saya setuju sekali. Tetapi buah apa ya yang paling enak dan paling mudah&lt;br /&gt;ditanam?" jawab Katak. "Lebih baik kita menanam pisang saja! Bibitnya mudah didapat dan&lt;br /&gt;cara menanamnyapun mudah, bagaimana?" kata monyet sambil bertanya. "Baiklah, saya&lt;br /&gt;akan mencari bibitnya. Biasanya banyak batang pohon pisang yang hanyut di sungai. Mari&lt;br /&gt;kita ke tepi sungai!" jawab katak sambil mengajak monyet. Mereka kemudian ke tepi sungai&lt;br /&gt;sambil berbincang-bincang dengan akrabnya. Sesampainya di tepi sungai ia bermain-main&lt;br /&gt;sambil menunggu bila ada batang pisang yang hanyut. Benar juga! Tak lama kemudian ada&lt;br /&gt;sebatang pohon pisang yang hanyut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, itu dia!" Teriak katak sambil menunjuk batang pisang yang hanyut. "Mari kita seret ke&lt;br /&gt;tepi!" ajak moni. "Mari!" jawab katak. Mereka terjun ke sungai dan menyeret batang pisang ke&lt;br /&gt;tepi sungai. Sesampainya di tepi, mereka angkatbatang pisang itu ke daratan. Mereka&lt;br /&gt;kemudian menunggu kalau ada batang pisang yang hanyut lagi tetapi tak kunjung datang.&lt;br /&gt;"Menunggu itu membosankan," kata monyet menggerutu. "Ya, kalau begitu besok kita ke sinilagi! Kita tunggu bila ada batang pisang yang hanyut lagi! Yang ini untukku," kata katak&lt;br /&gt;sambil memegang batang pisang. "Ah, jangan curang! Ini milik kita berdua. Dari pada&lt;br /&gt;menunggu sampai besok sebaiknya kita bagi saja batang pohon pisang ini sekarang," kata&lt;br /&gt;monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, kita potong saja batang pohon pisang ini menjadi dua. Kamu bagian bawah sedang&lt;br /&gt;saya yang bagian atas" kata katak. "Ah, jangan curang! Yang dapat berbuah kan bagian&lt;br /&gt;atas! Saya sangat memerlukan buah itu dari pada kamu. Nanti yang bagian bawah juga&lt;br /&gt;dapat berbuah," kata monyet membujuk katak. "Baiklah, kita kan bersahabat. Seorang&lt;br /&gt;sahabat haruslah saling mengerti dan saling menolong. Kita tidak boleh bertengkar hanya&lt;br /&gt;karena perkara kecil. Bawalah yang bagian atas! Saya cukup yang bagian bawah saja," kata&lt;br /&gt;katak penuh perhatian. Mereka akhirnya membawa bagian masing-masing ke hutan. Moni&lt;br /&gt;membawa batang pisang bagian atas dan katak bagian bawah untuk ditanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sebulan sekali monyet mengunjungi katak. Mereka saling menanyakan tanamannya.&lt;br /&gt;"Bagaimana tanaman pisangmu?" tanya moni. "Ha... ha..., lihat saja itu! Subur bukan?!&lt;br /&gt;Tanamanku sangat subur. Daunnya begitu lebat." Jawab katak sambil menunjukkan&lt;br /&gt;tanamannya. "Bagaimana dengan tanamanmu?" tanya katak lebih lanjut. "Wah..., tanamanku&lt;br /&gt;juga demikian!" jawab moni membohongi  temannya. Ia bohong karena tanamannya sudah&lt;br /&gt;mati. Batang bagian atas tak mungkin hidup bila ditanam. Bulan berikutnya moni datang lagi.&lt;br /&gt;Ia bertanya kepada katak tentang tanamannya. "Bagaimana tanamanmu?" tanya moni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, tanaman pisangku sangat subur,  dan sekarang sudah berbuah. Bagaimana pula&lt;br /&gt;tanamanmu?" jawab katak sambil menanyakan tanaman si Moni. "Demikian juga tanamanku,&lt;br /&gt;sudah berbuah. Bahkan buahnya besar-besar," jawab moni berbohong. Mereka kemudian&lt;br /&gt;berbincang-bincang sambil bergurau. Setelah selesai, moni kembali ke hutan. Pada&lt;br /&gt;kunjungan berikutnya ternyata buah pisangnya sudah masak tetapi katak tidak dapat&lt;br /&gt;memetiknya karena tidak dapat memanjat pohon pisang tersebut. Katakpun meminta&lt;br /&gt;bantuan kepada moni yang sedang berkunjung. "Moni, tolong petikkan pisangku yang sudah&lt;br /&gt;masak itu!" pinta katak kepada moni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, dengan senang hati, mari kita ke sana!" jawab moni sambil mengajak katak. Monipun&lt;br /&gt;segera memanjat pohon pisang dan sesampainya di atas ia segera memetik dan mencoba&lt;br /&gt;memakannya. "Wah, ranum benar pisangmu!" teriak moni dari atas pohon pisang. "Hai moni,&lt;br /&gt;jangan kau makan sendiri saja. Cepat petikkan sesisir dulu untukku" teriak katak sambil&lt;br /&gt;memohon. "Ya, nanti dulu! Aku belum selesai memakannya. " sahut moni. Satu, demi satu&lt;br /&gt;dimakannya pisang tersebut oleh moni, setiap katak meminta ada saja jawaban si Moni.&lt;br /&gt;Katak tak pernah diberi. Bahkan si Katak hanya dilempari kulitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lebih baik makan kulitnya saja, Tak! Ini bagianmu, terimalah! kata moni. Katakpun&lt;br /&gt;berang dilecehkan oleh moni. Ia pun berkata dalam hati untuk memberikan pelajaran kepada&lt;br /&gt;moni yang serakah tersebut. "Baiklah, habiskan saja pisangku. Aku sudah tak berminat lagi.&lt;br /&gt;Aku sudah kenyang makan nyamuk. Makanan utamaku kan nyamuk, bukan pisang seperti&lt;br /&gt;makananmu." kata katak dengan kesal. "Ha...  ha... ha..., katak...katak..., salahmu sendiri&lt;br /&gt;kamu tak dapat memanjat. Kamu hanya dapat meloncat-loncat saja. Coba perhatikan saya!&lt;br /&gt;Saya dapat berjalan, meloncat dan memanjat. Makanankupun lebih banyak jenisnya&lt;br /&gt;daripada kamu. Kamu lebih baik makan nyamuk saja. Pisang ini sebenarnya untukku bukan&lt;br /&gt;untukmu," kata moni dengan congkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dasar moni serakah! Sudahlah, jangan banyak bicara! Cepat habiskan saja pisangku!&lt;br /&gt;Sebentar lagi batangnya akan saya tebang," kata katak dengan marah. Selesai berbicara&lt;br /&gt;katakpun mulai menebang batang pohon pisangnya. Moni segera mempercepat makannya.&lt;br /&gt;Tak terasa ia mulai kenyang dan mengantuk. Batang pohon pisang mulai bergoyang dan&lt;br /&gt;akan roboh tetapi moni tak dapat menahan  kantuknya. Lebih-lebih goyangannya batang&lt;br /&gt;pohon pisang dianggapnya sebagai ayunan yang meninabobokkan. Akhirnya ia jatuh.&lt;br /&gt;Perutnya terkena ujung pohon kayu kering yang runcing dan badannya tertimpa batang&lt;br /&gt;pohon pisang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELEDAI PEMBAWA GARAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari di musim panas, tampak seekor keledai berjalan di pegunungan. Keledai itu&lt;br /&gt;membawa beberapa karung berisi garam di punggungnya. Karung itu sangat berat, sementara matahari bersinar dengan teriknya. "Aduh panas sekali. Sepertinya aku sudah tidak kuat berjalan lagi," kata keledai. Di depan sana, tampak sebuah sungai. "Ah, ada sungai! Lebih baik aku berhenti sebentar," kata keledai dengan gembira. Tanpa berpikir panjang, ia masuk ke dalam sungai dan byuur!Keledai itu terpeleset dan tercebur. Ia berusaha untuk berdiri&lt;br /&gt;kembali, tetapi tidak berhasil. Lama sekali keledai berusaha untuk berdiri. Anehnya, semakin lama berada di dalam air, ia merasakan beban di punggungnya semakin ringan. Akhirnya&lt;br /&gt;keledai itu bisa berdiri lagi.  "Ya ampun, garamnya habis!" kata tuannya dengan marah. "Oh, maaf! garamnya larut di dalam air ya?" kata keledai.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, keledai mendapat tugas lagi untuk membawa garam. Seperti biasa,&lt;br /&gt;ia harus berjalan melewati pegunungan bersama tuannya. "Tak lama lagi akan ada sungai di&lt;br /&gt;depan sana," kata keledai dalam hati. Ketika berjalan menyeberangi sungai, keledai&lt;br /&gt;menjatuhkan dirinya dengan sengaja. Byuuur!. Tentu saja garam yang ada di punggungnya&lt;br /&gt;menjadi larut di dalam air. Bebannya menjadi ringan. "Asyik! Jadi ringan!" kata keledai ringan.&lt;br /&gt;Namun, mengetahui keledai melakukan hal itu dengan sengaja, tuannya menjadi marah.&lt;br /&gt;"Dasar keledai malas!" kata tuannya dengan geram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, keledai mendapat tugas membawa kapas. Sekali lagi, ia berjalanbersama tuannya melewati pegunungan. Ketika sampai di sungai, lagi-lagi keledaimenjatuhkan diri dengan sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Byuuur!. Namun apa yang terjadi? Muatannya menjadi berat sekali. Rupanya kapas itu menyerap air dan menjadi seberat batu. Mau tidak mau, keledai harus terus berjalan dengan beban yang ada di punggungnya. Keledai berjalan sempoyongan di bawah terik matahari&lt;br /&gt;sambil membawa beban berat dipunggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH  :&lt;br /&gt;Berpikirlah dahulu sebelum bertindak. Karena tindakan yang salah akan menyebabkan&lt;br /&gt;kerugian bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUTRI MELATI WANGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah kerajaan, ada seorang putri yang bernamaMelati Wangi. Ia seorang putri yang&lt;br /&gt;cantik dan pandai. Di rumahnya ia selalu menyanyi. Tetapi sayangnya ia seorang yang&lt;br /&gt;sombong dan suka menganggap rendah orang lain. Di rumahnya ia tidak pernah mau jika&lt;br /&gt;disuruh menyapu oleh ibunya. Selain itu ia juga tidak mau jika disuruh belajar memasak.&lt;br /&gt;"Tidak, aku tidak mau menyapu dan memasak nanti tanganku kasar dan aku jadi kotor", kata&lt;br /&gt;Putri Melati Wangi setiap kali disuruh menyapu dan belajar memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil Putri Melati Wangi sudah dijodohkan dengan seorang pangeran yang bernama&lt;br /&gt;Pangeran Tanduk Rusa. Pangeran Tanduk Rusa adalah seorang pangeran yang tampan dan&lt;br /&gt;gagah. Ia selalu berburu rusa dan binatang lainnya tiap satu bulan di hutan. Karena itu ia&lt;br /&gt;dipanggil tanduk rusa. Suatu hari, Putri Melati Wangi berjalan-jalan di taman. Ia melihat&lt;br /&gt;seekor kupu-kupu yang cantik sekali warnanya. Ia ingin menangkap kupu-kupu itu tetapi  kupu-kupu itu segera terbang.Putri Melati Wangi terus mengejarnya sampai ia tidak sadar&lt;br /&gt;sudah masuk ke hutan. Sesampainya di hutan, Melati Wangitersesat. Ia tidak tahu jalan pulang dan haripun sudah mulai gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah terus berjalan, ia menemukan sebuah gubuk yang biasa digunakan para&lt;br /&gt;pemburu untuk beristirahat. Akhirnya Melati Wangi tinggal digubuk tersebut. Karena tidak&lt;br /&gt;ada makanan Putri Melati Wangi terpaksa memakan buah-buahan yang ada di hutan itu.&lt;br /&gt;Bajunya yang semula bagus, kini menjadi robek dan compang camping akibat tersangkut&lt;br /&gt;duri dan ranting pohon. Kulitnya yang dulu putih dan mulus kini menjadi hitam dan tergores-&lt;br /&gt;gores karena terkena sinar matahari dan duri.&lt;br /&gt;Setelah sebulan berada di hutan, ia melihat Pangeran Tanduk Rusa datang sambil&lt;br /&gt;memanggul seekor rusa buruannya. "Hai Tanduk Rusa, aku Melati Wangi, tolong antarkan&lt;br /&gt;aku pulang," kata Melati Wangi. "Siapa? Melati Wangi? Melati wangi seorang Putri yang&lt;br /&gt;cantik dan bersih, sedang engkau mirip seorang pengemis", kata Pangeran Tanduk Rusa. Ia&lt;br /&gt;tidak mengenali lagi Melati Wangi. Karena Melati Wangi terus memohon, akhirnya Pangeran&lt;br /&gt;Tanduk Rusa berkata," Baiklah, aku akan membawamu ke Kerajaan ku".&lt;br /&gt;Setelah sampai di Kerajaan Pangeran Tanduk Rusa. Melati Wangi di suruh mencuci,&lt;br /&gt;menyapu dan memasak. Ia juga diberikan kamar yang kecil danagak gelap. "Mengapa&lt;br /&gt;nasibku menjadi begini?", keluh Melati Wangi. Setelah satu tahun berlalu, Putri Melati Wangi&lt;br /&gt;bertekad untuk pulang. Ia merasa uang tabungan yang ia kumpulkan dari hasil kerjanya&lt;br /&gt;sudah mencukupi. Sesampainya di rumahnya, Putri Melati Wangi disambut gembira oleh&lt;br /&gt;keluarganya yang mengira Putri Melati Wangi sudah meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu Putri Melati Wangi menjadi seorang putri yang rajin. Ia merasa&lt;br /&gt;mendapatkan pelajaran yang sangat berharga selama berada di hutan dan&lt;br /&gt;di Kerajaan Pangeran Tanduk Rusa. Akhirnya setahun kemudian Putri&lt;br /&gt;Melati Wangi dinikahkan dengan Pangeran Tanduk Rusa. Setelah menikah,&lt;br /&gt;Putri Melati Wangi dan Pangeran Tanduk Rusa hidupberbahagia sampai&lt;br /&gt;hari tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIGA SEKAWAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala, hiduplah seekor Ibu Babi dengan 3 orang anaknya. Anak yang sulung sangat malas dan mengabaikan pekerjaannya. Anak yang tengah sangat rakus, tidak mau bekerja dan kerjanya hanya makan. Anak bungsunya tidak seperti kakaknya, ia anak yang rajin bekerja. Suatu saat Ibu Babi berkata kepada anak- anaknya, "Karena kalian sudah dewasa, kalianharus hidup mandiri dan buatlah rumah masing-masing". Si bungsu berpikir rumah seperti apa yang akan didirikannya.  Si sulung tanpa mau bersusah payah membuat rumahnya dari jerami. Si bungsu berkata, "Kalau rumah jerami nanti akan hancur bila ada angin atau hujan". "Oh iya ya! Kalau begitu aku akan membuat rumah dari kayu saja, supaya kuat jika ada angin", kata&lt;br /&gt;si tengah. Setelah selesai si bungsu kembali berkata, "kalau rumah kayu walau tahan angin tetapi akan hancur jika dipukul". Si kakak menjadi marah, "Kau sendiri lambat membuat rumah dari batu batamu itu, jika hari telah sore serigala akan datang."&lt;br /&gt;Si bungsu bertekad akan membuat rumah  dari batu-bata yang kuat yang tidak goyah&lt;br /&gt;dengan angin atau serangan serigala. Malampun  tiba, pada saat bulan purnama, si bungsu&lt;br /&gt;telah selesai. Esok harinya, si bungsu mengundang kedua kakaknya, lalu mereka pergi ke&lt;br /&gt;rumah ibu Babi. "Hebat anak-anakku, mulai sekarang kalian hidup dengan mengolah ladang&lt;br /&gt;sendiri", ujar Ibu Babi. Kedua kakak si bungsu menggerutu. "Tidak ah, cape!," gerutu mereka.&lt;br /&gt;Menjelang senja telah tiba, mereka pamit kepada Ibu mereka. Dalam perjalanan, tiba-tiba&lt;br /&gt;seekor serigala membuntuti mereka. "Aku akan memakan babi malas yang tinggal di rumah&lt;br /&gt;jerami itu", kata serigala. Ketika sampai di depan pintu si sulung ia langsung menendang&lt;br /&gt;pintu. "Buka pintu!" teriaknya. Si sulung  terkejut dan cepat-cepat mengunci pintu. Tetapi&lt;br /&gt;serigala lebih cerdik. Ia langsung meniup rumah jerami itu sehingga menjadi hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si sulung lari ketakutan ke rumah adiknya si Tengah yang terbuat dari kayu. Walaupun pintu&lt;br /&gt;telah dikunci, serigala langsung mendobrak rumah kayu itu hingga hancur. Serigala&lt;br /&gt;mendekat ke arah kedua anak babi yang sedang berpelukan karena ketakutan. Keduanya&lt;br /&gt;langsung lari dengan sekuat tenaga menuju rumah si bungsu. "Cepat kunci pintunya!, nanti&lt;br /&gt;kita dimakan", kata si sulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bungsu dengan tenang mengunci pintu. "Tak usah khawatir, rumahku tidak akan goyah", kata si bungsu sambil tertawa. Ketika serigal sampai, ia langsung menendang, mendobrak berkali-kali&lt;br /&gt;tetapi malah si serigala yang badannya kesakitan. Serigala akhirnya menyerah dan kemudian langsung pulang. Sejak saat itu, ketiga anak babi ini hidup bersama, dan sang serigala tidak pernah datang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketiga anak babi pergi ke bukit untuk memetik apel. Tiba-tiba Serigala itu muncul&lt;br /&gt;disana. Anak-anak babi langsung naik ke pohon menyelamatkan diri. Serigala yang tidak&lt;br /&gt;dapat memanjat pohon menunggu di bawah pohon tersebut. Si bungsu berpikir, lalu ia berteriak, "Serigala, kaupasti lapar. Apakah kau mau apel?", si bungsu segera melempar sebuah apel. Serigala yang sudah kelaparan langsung mengejar apel yang menggelinding.&lt;br /&gt;"Sekarang ayo kita lari!". Akhirnya mereka semua selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, si serigala datang ke rumah si bungsu dengan membawa tangga&lt;br /&gt;yang panjang. Serigala memanjat ke cerobong asap. Si bungsu yang melihat hal itu&lt;br /&gt;berteriak, "Cepat nyalakan api di tungku pemanas!". Si sulung menyalakan api, si bungsu&lt;br /&gt;membawa kuali yang berisi air panas.&lt;br /&gt;Serigala yang ada di cerobong asap, pantatnya kepanasan tak&lt;br /&gt;tertahankan. Malang bagi si serigala, ketika ia ingin melarikan&lt;br /&gt;diri, ia terpeleset dan jatuh tepat ke dalam air yang mendidih.&lt;br /&gt;"Waa!", serigala cepat-cepat lari. Karena seluruh badannya&lt;br /&gt;luka, maka ia menjadi serigala yang telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, ketiga anak-anak babi menjalani hidup dengan baik,&lt;br /&gt;dengan mengelola lading-ladang mereka. Si sulung dan si tengah&lt;br /&gt;sekarang menjadi rajin bekerja seperti si bungsu. Ibu babi merasa&lt;br /&gt;bahagia melihat anak-anaknya hidup dengan rukun dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH :Jika kita bersatu, maka kita akan terhindar dari perpecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAMAN ALFRED DAN 3 EKOR RAKUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah peternakan yang luas, tinggal seorang  peternak yang bernama Alfred. Ia lebih&lt;br /&gt;sering di panggil Paman Alfred oleh tetangga di sekitarnya. Setiap hari pekerjaannya&lt;br /&gt;memerah susu sapi dan memberi sapi-sapinya makan, membabat rumput-rumputan untuk&lt;br /&gt;makanan sapi, kemudian memberi makan ternak-ternaknya yang lain. Selain itu juga&lt;br /&gt;membersihkan ladang jagung dan gandumnya. Setelah semuanya selesai, Paman Alfred&lt;br /&gt;berkeliling ladang dan peternakannya, melihat apakah ada pagar-pagar yang rusak atau&lt;br /&gt;tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore menjelang malam hari, Paman Alfred merasa punggungnya sakit dan pegal semua. Setelah makan malam,ia segera tidur karena badannya sudah sangat lelah. Ia menghempaskan badannya di tempat tidurnya yang besar dan  empuk. "Saya sangat lelah," keluhnya. Tidak lama kemudian, Paman Alfred tertidur. Di tengah tidurnya, ia tiba-tiba terbangun mendengar ada suara sesuatu dari atap loteng rumahnya. Paman Alfredmerasa terganggu tidurnya. Ia&lt;br /&gt;segera mengenakan sendal dan mengambil senter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paman Alfred berjalan menaiki tangga menuju atap lotengnya. Setelah membuka pintu lotengnya, paman Alfred sangat terkejut sampai hampir terjatuh ke belakang. Ia melihat 3 ekor rakun yang sedang bernyanyi. Karena kesalnya, ia berteriak, "Diam..!", 3 rakun tersebut tetap bernyanyi, walaupun sudah diusir. Akhirnya, paman  Alfred kembali ke kamarnya. Ia mencoba untuk melanjutkan tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, ia mengalami hal yang sama dengan kemarin. Paman Alfred akhirnya membeli&lt;br /&gt;racun pengusir rakun. Ketika malam hari, Paman Alfred kembali mendengar rakun-rakun&lt;br /&gt;tersebut bernyanyi. Rakun-rakun tersebut  tidak mau menyentuh makanan yang diberikan&lt;br /&gt;Paman Alfred. Mereka tahu kalau makanan tersebut sudah diberi racun. Paman Alfred naik&lt;br /&gt;ke loteng. Ia berteriak-teriak menyuruh rakun-rakun itu berhenti menyanyi. Ia juga melempar&lt;br /&gt;rakun-rakun itu dengan sendalnya. Rakun-rakun itu mengelak sambil terus bernyanyi&lt;br /&gt;mengejek Paman Alfred. Keesokan harinya. Paman Alfred pergi ke perpustakaan. Ia mencari buku cara mengusir rakun. Setelah hampir satu jam, buku yang dicarinya berhasil ditemukan. Di buku tersebut tertulis cara mengusir rakun adalah dengan membunyikan suara yang bising, misalnya dengan radio dan lainnya. Setelah sampai di rumah, Paman Alfred menyiapkan radio tuanya. Ia memasukkan kaset lagu rock ke dalam radiotapenya. Malam harinya, ia memasang radio tersebut di loteng. Ia mencoba untuk tidur tetapi rasa penasaran membuat Paman&lt;br /&gt;Alfred ingin melihat keadaan di loteng. Ia kembali terkejut melihat rakun-rakun tersebut masih ada di loteng. Mereka bahkan tidak hanya menyanyi. Mereka juga menari-nari mengikuti musik.&lt;br /&gt;Habis sudah kesabaran Paman George. Mukanya menjadi merah karena kesal, setelah&lt;br /&gt;mematikan radio ia berteriak sekeras-kerasnya. "Diaammmm!", teriak Paman Alfred. Setelah&lt;br /&gt;agak reda kekesalannya, Paman Alfred berkata, "Aku punya tawaran untuk kalian,&lt;br /&gt;bagaimana kalau kita tukar tempat?, kalian boleh menempati kamarku sebagai tempat&lt;br /&gt;kalian", ujar Paman Alfred kepada rakun-rakun  itu. Rakun-rakun itu setuju. Esok malam&lt;br /&gt;mereka menempati kamar Paman Alfred, sedang Paman Alfred tidur di loteng. Setelah&lt;br /&gt;menyanyi dan menari akhirnya rakun-rakun itu tertidur di kamar Paman Alfred.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paman Alfred yang sudah sangat lelahtidak memikirkan lagi tempat tidurnya. Ia tertidur lelap&lt;br /&gt;di loteng. Saking lelapnya, Paman Alfred  bermimpi tentang rakun, ia bernyanyi dalam&lt;br /&gt;mimpinya, persis seperti nyanyian yang di nyanyikan oleh 3 rakun. Tiga rakun yang tidur di&lt;br /&gt;kamar Paman Alfred terbangun, mereka merasa terganggu dan takut mendengar suara yang&lt;br /&gt;berasal dari loteng. Mereka segera berlarian keluar rumah dan akhirnya mereka tidak pernah&lt;br /&gt;datang lagi ke rumah Paman Alfred. Akhirnya sejak saat itu, Paman Alfred bisa tidur dengan&lt;br /&gt;nyenyak setelah bekerja seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANDI LANDAK YANG KESEPIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya.&lt;br /&gt;Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di&lt;br /&gt;badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici&lt;br /&gt;dan teman-temannya. Tinggallah Landi sendirian. Ia hanya bisa bersedih. "Mengapa mereka&lt;br /&gt;tidak mau berteman dan bermain denganku?, padahal tidak ada seekor binatang pun yang&lt;br /&gt;pernah tertusuk duriku," gumam Landi.&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya Landi hanya melamun di tepi sungai. "Ah, andai saja semua duriku ini&lt;br /&gt;hilang, aku bisa bebas bermain dengan teman-temanku", kata Landi dalam hati. Landi&lt;br /&gt;merasa tidaklah adil hidupnya ini, selalu dijauhi teman-temannya. Ketika sedang asyik&lt;br /&gt;dengan lamunannya, muncullah Kuku Kura-kura. "Apa yang sedang kau lamunkan, Landi?"&lt;br /&gt;sapa kuku mengejutkan. "Ah, tidak ada," jawab Landi malu. "Jika kau mempunyai masalah,&lt;br /&gt;aku siap mendengarkannya," kata Kuku.&lt;br /&gt;Kuku kura-kura kemudian duduk di sebelah Landi. Lalu Landi&lt;br /&gt;mulai bercerita tentang masalahnya. "Kau tak perlu khawatir.&lt;br /&gt;Aku bersedia menjadi sahabatmu. Percayalah!" kata kuku&lt;br /&gt;sambil menjabat tangan Landi. Betapa girangnyahati Landi.&lt;br /&gt;Kini ia mempunyai teman. "Tempurungmu tampak begitu berat.&lt;br /&gt;Apa kau tidak merasa tersiksa?" tanya Landi. "Oh, sama sekali&lt;br /&gt;tidak. Justru tempurung ini sangat berguna. Tempurung ini bisa&lt;br /&gt;melindungiku. Jika ada bahaya, aku hanya perlu menarik kaki&lt;br /&gt;dan kepalaku ke dalam.&lt;br /&gt;Hebat kan? Selain itu aku tak perlu repot mencari tempat tinggal. "Rumahku ini bisa&lt;br /&gt;berpindah-pindah sesuai keinginanku", kata Kuku kura-kura sambil mempraktekkan apa yang&lt;br /&gt;dikatakannya. Landi landak merasa terhibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, teman Landi yang bernama  Sam Kodok berulang tahun. Semua diundang,&lt;br /&gt;termasuk Landi Landak. "Ayo Landi, kau harus datang ke pesta itu," bujuk Kuku kura-kura.&lt;br /&gt;"Aku tidak mau karena nanti teman-teman yang lain pasti akan menjauhiku karena takut tertusuk duri," kata Landi dengan sedih. "Jangan khawatir, kau kan tidak sendirian. Aku akan&lt;br /&gt;menemanimu. Di sana banyak kue yang lezat dam tentu saja buah apel loh!" Mendengar&lt;br /&gt;kata apel, Landi menjadi tergoda. Ia memang sangat menyukai apel. Akhirnya Landi mau&lt;br /&gt;juga berangkat bersama Kuku kura-kura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta Sam kodok sangat meriah. Wangi aneka bunga tercium disetiap sudut ruangan. Ada&lt;br /&gt;dua meja panjang diletakkan di sisi kiri dan kanan halaman Sam kodok. Di atasnya tersedia&lt;br /&gt;berbagai macam kue dan buah-buahan. "Lihat! Di dekat meja ada satu tong sirup apel!, kata&lt;br /&gt;Landi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landi dan Kuku kura-kura memberikan selamat pada Sam kodok.&lt;br /&gt;Setelah meniup lilin. Semua bertepuk tangan sambil bernyanyi&lt;br /&gt;"Selamat Ulang Tahun". Pada  saat berdansa, semua yang&lt;br /&gt;diundang menghindar dari Landi landak. Mereka takut tertusuk&lt;br /&gt;duri Landi landak. Akhirnya, Kuku kura-kura lah yang menemani&lt;br /&gt;Landi berdansa.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, pesta yang mengasyikkan itu terhenti dengan teriakan Tito. Ia datang sambil berlari&lt;br /&gt;ketakutan. "Awas! Serigala jahat datang! Tolong...! Tolong...! Teriaknya dengan napas&lt;br /&gt;tersengal-sengal. Semua menjadi ketakutan. Merekaberlarian menyelamatkan diri. Karena&lt;br /&gt;tidak bisa berlari, Kuku kura-kura langsung memasukkan kepala dan kakinya ke tempurung rumahnya. Sedangkan Landi Landak segera menggulung tubuhnya menjadi seperti bola.&lt;br /&gt;Serigala jahat yang mengejar teman-teman Landi tidak melihat tubuh Landi. Tiba-tiba, "Brukk, aduhhh..." teriak serigala jahat. Ia tertusuk duri tajam Landi Landak. Sambil menahan sakit, Serigala jahat langsung lari tunggang langgang. Maka selamatlah Landi dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hore..! Hore...! Hidup Landi Landak!" semua binatang mengelukan Landi. Landi menjadi&lt;br /&gt;tersipu malu karenanya. "Maafkan aku Landi, selama ini aku menjauhimu. Padahal kau tidak&lt;br /&gt;pernah menyakitiku. Ternyata duri tajammu itu telah menyelamatkan kita semua," sesal Cici&lt;br /&gt;Kelinci. Akhirnya semua yang datang ke pesta Sam Kodok meminta maaf pada Landi Landak&lt;br /&gt;karena telah menjauhinya kemudian mereka pun berterima kasih pada Landi Landak karena&lt;br /&gt;telah melindungi mereka dari serigala jahat. Kini, Landi Landak tidak merasa kesepian lagi.&lt;br /&gt;Teman-temannya tidak takut lagi akan durinya yang tajam. Bahkan mereka merasa aman&lt;br /&gt;jika Landi berada di dekat mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-7083884972671437707?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/7083884972671437707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/09/semut-dan-kepompong-di-suatu-hutan-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7083884972671437707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/7083884972671437707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/09/semut-dan-kepompong-di-suatu-hutan-yang.html' title='CERITA ANAK'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-895513161303712903</id><published>2010-08-31T17:21:00.000-07:00</published><updated>2010-08-31T17:34:26.207-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL VERSI WORKSHOP LPMP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAPEL BAHASA INDONESIA PROG. IPA/IPS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHUN 2008/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah paragraf berikut dengan saksama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wadah makanan dan minuman berbahan baku styrofoam dapat memicu kanker yang mengakibatkan kematian.Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Baruno yang dihubungi hari Minggu (1/2) menjelaskan, pihaknya mendapati banyak limbah bisnis makanan yang menggunakan bahan styrofoam. “Kami mengolah ribuan ton limbah di DKI setiap hari. Ternyata didapati Styrofoam masih digunakan secara luas untuk wadah makanan dan minuman. Ini sangat membahayakan karena dapat memicu kanker saraf”, kata Eko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kompas, 2 Februari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ide pokok paragraf di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Penjelasan Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta tentang Styrofoam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Styrofoam sangat berbahaya karena dapat memicu kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Wadah makanan dan minuman berbahan baku Styrofoam dapat memicu kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Ribuan ton sampah di DKI Jakarta diolah setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Wadah makanan dan minuman berbahan baku Styrofoam masih duganakan secara luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks berikut untuk menjawab soal nomor 2 – nomor 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)Dibandingkan dengan pria, rambut dan bulu pada wanita memang dianggap mempunyai “nilai lebih”.(2) Rambut dipandang sebagai ukuran dari daya tahan dan kekuatan diri. (3) Mode rambut pun dianggap dapat mempengaruhi kehidupan pribadi dan profesi seorang wanita. (4) Menurut fisiognomi, kualitas rambut, jumlah rambut, warna rambut, kilauan rambut, bahkan arah pertumbuhan rambut sangat diperhitungkan. (5) Campuran atau kelainan merupakan aspek yang tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sumber : Intisari, Desember 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalimat utama paragraf di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dibandingkan dengan pria, rambut dan bulu pada wanita memang dianggap mempunyai “nilai lebih”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Rambut dipandang sebagai ukuran dari daya tahan dan kekuatan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mode rambut dianggap dapat mempengaruhi kehidupan pribadi dan profesi seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menurut fisiognomi, kualitas rambut, jumlah rambut, warna rambut, kilauan rambut, bahkan arah pertumbuhan rambut sangat diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Campuran atau kelainan merupakan aspek yang tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makna kata fisiognomi dalam paragraf di atas adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. ilmu bedah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. ilmu wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. ilmu tata rambut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. ilmu kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. ilmu pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kalimat penjelas yang tidak mendukung kalimat utama dalam paragraf di atas adalah nomor ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah teks berikut dengan saksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama satu dekade terakhir sajian televisi nyaris tidak berubah. Pada waktu subuh televisi menyiarkan siaran dakwah yang antara lain mengingatkan orang agar tidak ber-ghibah atau bergunjing atau bergosip. Namun, beberapa jam kemudian stasiun televisi yang sama malah menyiarkan infotainment yang seluruhnya berisi gosip. Lain waktu sebuah stasiun televisi menyajian reality show yang berkisah tentang nasib orang miskin yang mengharu biru. Setelah itu stasiun tersebut menayangkan iklan panjang perusahaan properti yang menawarkan apartemen baru yang diklaim sebagai mahakarya anak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kompas, 8 Februari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kalimat pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Stasiun televise manakah yang menyiarkan siaran dakwah pada pagi hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mengapa reality show dan infotainment seluruhnya berisi gosip?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Di mana kita dapat menjumpai iklan panjang perusahaan property?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Siapakah yang layak diangkat dalam acara reality show?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bagaimana kondisi sajian televisi selama satu decade terakhir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks berikut untuk soal nomor 6 dan nomor 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)Di manakah titik temu antara gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik? (2)Kedua tradisi berbeda itu bertemu pada hasrat untuk menyelaraskan diri dengan energi alam. (3)Lihat saja pentas tari “Song of Body” karya Danang Pamungkas (30), koreografer asal Solo yang kini menjadi penari di Cloud Gate Dance Theater of Taiwan. (4)Danang tampil bersama dua penari lain, Rianto dan Luluk Ari, di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 2-3 Februari 2009. (5)Tata cahaya ditangani Sugeng Yeah, dengan musik dari Philips Glass Songs and Poems for Solo Cello.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kompas, 8 Februari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalimat yang berupa fakta dalam paragraf di atas adalah kalimat nomor….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1), (2), dan (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (1), (2), dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (2), (3), dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (2), (3), dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (3), (4), dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Simpulan yang tepat berdasarkan paragraf di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik mempunyai titik temu yang sama, yakni ingin menyelarskan diri dengan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ada persamaan antara gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik saat di pentaskan di Teater Salihara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Danang Pamungkas adalah penyelaras gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik yang berasal dari Solo, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik dipentaskan di Teater Salihara melibatkan tiga orang pekerja teater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Gerak Tai Chi dan tarian Jawa Klasik berselaras dalam pentas di Teater Salihara dengan tata cahaya dan musik yang padu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Cermatilah penggalan tajuk rencana berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)Operasi Polri digelar Selasa (20/1) di seluruh kepolisian daerah di Indonesia. (2) Sebagaimana dijelaskan Kepala Bagian Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji, operasi pelaku kejahatan jalanan dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. (3) Operasi ini merupakan kelanjutan dari operasi preman yang dilakukan sejak November 2008. (4) Rasa aman memang menjadi masalah yang dihadapi masyarakat. (5) Hasil jajak pendapat yang dilakukan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi paling tidak memberikan gambaran bagaimana persepsi publik soal rasa aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kompas, 22 Januari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang berupa opini dalam tajuk rencana di atas adalah kalimat ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1) dan (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2) dan (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (2) dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (3) dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (4) dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan tabel berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian dan Target PDAM Tirta Moedal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2008&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggan&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125.182 orang&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;135.182 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perluasan Jaringan&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57,91%&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59,54%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebocoran&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57,41%&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47,3%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 20 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 25,75 miliar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laba/rugi&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 5,12 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 11,67 miliar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;◙&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saldo kas&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 61,16 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 65 miliar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Suara Merdeka, 19 Februari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Pernyataan yang sesuai dengan isi tabel di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Target pelanggam PDAM Tirta Moedal dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Target investasi PDAM Tirta Moedal naik 5,75% pada tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kerugian yang dialami PDAM Tirta Moedal adalah 5,55 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kebocoran PDAM Tirta Moedal tahun 2009 ditargetkan lebih rendah dari tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Semua target PDAM Tirta Moedal tahun 2009 mengalami kenaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Simpulan yang sesuai dengan isi tabel di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Hasil kinerja PDAM Tirta Moedal tahun 2009 ditargetkan mengalami kenaikan daripada tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Hasil kinerja PDAM Tirta Moedal ditargetkan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Guna meningkatkan laba, PDAM Tirta Moedal meningkatkan jumlah pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Peningkatan investasi ditargetkan dapat meningkatkan saldo kas PDAM Tirta Moedal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kondisi laba dan rugi PDAM Tirta Moedal ditargetkan berimbang dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bacalah cuplikan hikayat berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Melaka meminang Tun Teja, anak bendahara dari Indrapura. Pinangan ini ditolak. Tidak lama kemudian , utusan lalu dikirim ke Jawa untuk meminang putri Majapahit. Pinangan diterima, tetapi Raja Melaka harus pergi ke Majapahit sendiri untuk mengambil permaisurinya. Maka pergilah Raja Melaka dengan satu rombongan yang besar. Hang Tuah juga ikut untuk menjaga keselamatan raja. Di Jawa, keberanian dan kecerdikan Hang Tuah dan orang Melaka diuji oleh Batara Majapahit. Sekali peristiwa Hang Tuah harus berhadapan dengan seorang pengamuk yang kebal, Taming Sari namanya.Dengan tipu helah, keris bertuah Taming Sari diambilnya dan Taming Sari dibunuhnya. Hang Tuah dikurniai gelar Laksamana oleh Batara Majapahit. Semasa di Majapahit Hang Tuah dan Kawan-kawannya juga pergi mengunjungi seorang pertapa dan belajar berbagai ilmu daripadanya. Hatta beberapa lama, Raja Melaka pun kembali ke Melaka dengan diiringi oleh Hang Tuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hikayat Hang Tuah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan yang bukan merupakan isi cerita sastra Melayu Klasik di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pinangan Raja Melaka kepada putra bendahara dari Indrapura tidak diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Raja Melaka meminang dan mengambil sendiri permaisuri ke Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Hang Tuah mendapat gelar Laksamana karena kecerdikannya oleh Raja Melaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Hang Tuah berhasil memeperdaya Taming Sari dan membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Hang Tuah belajar berbagai ilmu kepada seorang pertapa sebelum kembali ke Melaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bacalah kutipan hikayat berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka segala orang banyak bercakap- cakap di kedai itu pun meninggalkan kedainya, lari masuk ke dalam kampung. Maka gemparlah negeri Bintan itu, terlalu banyak huru-hara: orang pun lari tiada berketahuan. Maka kata orang lari itu : “ Hai, Hang Tuah, hendak matikah engkau tiada lari masuk ke kampung ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kata Hang Tuah sambil membelah kayu, katanya : “ Apatah dikatakan orang mengamuk sekian ini, bukan negeri tiada berhulubalang dan penggawa akan mengembari, di sana ia juga mati dibunuh orang .”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam berkata-kata itu, maka dilihat oleh ibu Hang Tuah, orang mengamuk itu datanglah berlari dengan terhunus kerisnya menuju Hang Tuah. Maka ibunya pun berteriak di atas kedai ; katanya : “ Hai anakku, segeralah naik ke atas kedai dulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Hang Tuah mendengar kata ibunya demikian itu, maka Hang Tuah pun berbangkit berdiri, serta memegang hulu kapaknya menantikan amuk orang itu. Maka orang mengamuk itu pun datanglah ke hadapan Hang Tuah serta ditikamnya dada Hang Tuah, dipertubi-tubikannya. Maka Hang Tuah pun melompat menyalahkan tikaman orang itu. Maka diparangnya oleh Hang Tuah kepala orang itu dengan kapaknya, kena kepalanya, belah dua lalu mati. Maka segala orang banyak itu pun semuanya heran, melihat laku Hang Tuah itu membunuh orang mengamuk itu dengan kapak. Maka kata seorang budak : “ Inilah akan menjadi Hulubalang yang besar pada Tanah Melayu ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebermula maka terdengar kepada Hang Jebat dan Hang Kesturi, Hang Lekir, Hang Lekiu, Hang Tuah mengembari akan orang mengamuk itu. Maka mereka pun segeralah berlari-lari datang mendapatkan Hang Tuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Hikayat Hang Tuah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai budaya pada penggalan cerita di atas yang masih ada pada masa sekarang adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. orang-orang menyelamatkan diri apabila ada kerusuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. kebiasaan orang-orang bercakap-cakap di kedai ( warung )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pemimpin sebuah negeri akan melindungi rakyatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. seorang ibu senantiasa melindungi anaknya di mana pun berada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. seorang pahlawan akan dielu-elukan oleh banyak orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Bacalah penggalan hikayat berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai anakku, janganlah engkau beringin-ingin peperangan. Jikalau mudah sekalipun, ketahui bahwa segala perbuatan itu niscaya berbalas jua. Maka pelihara engkau kan akhir pekerjaan, bahwa bahaya itu terkejut datangnya. Maka seyogyanya engkau dari dahulu pelihara daripadanya dan perteguh olehmu barang kata yang keluar daripada mulutmu dengan akalmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Teuku Iskandar, Hikayat Iskandar Zulkarnain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat yang terkandung dalam penggalan di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Setiap terjadi peperangan pasti akan timbul pembalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Segala ucapan hendaknya dipikirkan secara bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Segala kata yang terucap harus dilandasi dengan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Setiap orang hendaknya selalu menjaga persahabatan bukan permusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Setiap pekerjaan itu ada bahayanya maka berhati – hatilah dengan ucapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Cermati kutipan cerpen berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangga itu sedap benar baunya. Arumanis sih! Kata Hendra dalam hati. Enak benar dipakai cuci mulut sesudah buka puasa nanti. Tapi harganya jangan Tanya ! Dari tempat ia berdiri Hendra memandang kepada orang yang sedang membeli mangga Arumanis barang dua puluh buah tidak merupakan persoalan yang sulit. Sedangkan bagi dia, Hendra, membeli dua buah saja….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal paling sedikit bias setaraf dengan nyonya itu dalam hal kekayaan, asal saja….Ya, asal saja ia mau menerima ajakan majikannya di kantor. Soalnya sederhana sekali, membubuhkan tanda tangan pada kertas, yang disodorkan Pak Zulkifli itu, sekali setahun. Maka setiap bulan akan menerima uang, yang akan memungkinkan ia tanpa pikir panjang rebut tawar dulu membeli mangga Arumanis barang dua tiga puluh buah saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(M. Rustandi K., Mangga Arumanis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang yang digunakan oleh pengarang dalam penggalan cerpen di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. orang pertama pelaku sampingan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. orang ketiga pelaku sampingan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. orang pertama dan ketiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. orang pertama pelaku utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. orang ketiga pelaku utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Perhatikan kutipan cerpen berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mau, katanya panas.”Sekolah itu kan tempat priayi loh, Gus. Emakmu ini apakah ndak ilok kalau berada di tempat itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oalah, Mak, Mak!Priayi itu zaman dulu, sekarang orang sama saja, yang membedakan itu kan isinya, aku menekankan telunjukku ke keningku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Gus yang Emak maksudkan priayi. Emak tidak mau ke tempat yang angker itu. Nanti Emakmu ini akan jadi tontonan saja karena plonga-plongo kayak kerbau. Kasihan kamu, Gus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Agus Fakih, Emak yang Perkasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Watak tokoh Emak pada cerpen di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. jujur, baik, dan pengertian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. rendah hati dan rendah diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. tidak sombong, baik, dan optimis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. penuh pengertian dan lugu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. rendah hati, lugu, dan penuh pengertian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Cermatilah kutipan cerpen berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau aku tidak boleh ke tempatmu, aku akan menunggu dihubungi”, begitu katanya sambil tersenyum. Biar cepat dan tidak timbul percakapan yang bertele-tele, ku terima saja pemberiannya, kemudian kami berpisah. Selanjutnya aku naik bus yang menuju rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng-iseng ku buka kartu nama yang terdiri dari dua lembar kertas dilipat. Tertulis sori ya, hari ini kamu jadi korbanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg! Apa maksudnya? Tapi, rupanya aku tak perlu menunggu terlalu lama untuk mengerti arti tulisan tersebut. Ketika hendak membayar ongkos, tak kutemukan dompetku walau isi tas telah kuaduk-aduk. Ah… ada juga kesialan menjelang hari yang membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. harus selalu berhati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. jangan percaya kepada orang yang baru kita kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. jangan mau diajak ngobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. jangan mau menerima pemberian orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. kesialan menjelang hari bahagia selalu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Bacalah penggalan novel berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakde Soeto rupanya tahu bahwa malam belum lagi selesai baginya. Dengan tenang dia duduk, mengambil tembakau dan klobotnya dari slepi-nya, melintingnya kemudian menyalakan dan menghisapnya dalam-dalam. Dia bagitu terus mengepul-ngepulkan rokoknya hingga beberapa saat sambil tarsus memandangi saya dengan tenang dan sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pakde, saya mohon banyak penjelasan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penjelasan apa, le?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diam sebentar untuk mengambil ancang-ancang memulai pertanyaan yang saya rencanakan akan panjang sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pakde”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berhenti ambil ancang-ancang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pakde. Saya ini sesungguhnya anak siapa, Pakde?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakde Soeto tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Elho, jelas anaknya Ngadiyem yang tadi sore sama-sama kita kubur begitu kok”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya itu embok saya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Umar Kayam, Para Priyayi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik yang tersirat dalam penggalan novel tersebut adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. upacara pencarian identitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. upaya mencari anggota keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pembagian warisan dari keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. perselisihan antara bapak dalam keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. keberadaan bapak dalam keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Bacalah kutipan novel berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suria! Hal yang sekecil itu sudah menerbitkan marahnya, remah anaknya telah menyempitkan merihnya! Akan tetapi hal-hal lain, yang patut dan mesti diperhatikan, hampir tiada pernah dipedulikannya. Rumah tangga! Begini sulitnya urusan rumah tangga, begini susahnya hidup sekarang ini, Suria berlaku bagai acuh tak acuh juga. Yang dipentingkannya hanyalah kesenangan dirinya. Burungnya lebih perlu kepadanya daripada anak-anaknya. Hampir tak pernah iya lupa bertanya, bagaimana sekolah Aleh dan Enah ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Katak Hendak Jadi Lembu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suria hampir tidah pernah memperhatikan anak-anaknya yaitu Aleh dan Enah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menyebabkan perbuatan tersebut adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Suria sibuk dengan pekerjaanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Suria menghadapi banyak masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Aleh dan Enah sulit diurus sama Icih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Suria mementingkan pemeliharaan burungnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pertengkaran Suria dengan istrinya yang berkepanjangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Bacalah kutipan cerita berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan aku Sudrajat”, Nyai Adipati berkata dengan jiwa terpukul. Ternyata dulu mataku berkabut, tetapi kini, kamu anakku yang bisa aku harapkan untuk menyikap kabut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itulah tugas yang berat”, kata Sudrajat dengan nada datar. “Namun , aku merasa akan kuasa melaksanakan asal ibu benar-benar menaruh kepercayaan padaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan sepenuhnya aku merestui kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pertama, harus kita singkirkan dahulu sumber noda di keluarga kita, kata Sudrajat penuh tekanan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai yang terkandung dalam cerita di atas adalah nilai ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. religi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. budaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Bacalah penggalan cerpen berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau beberapa tahun yang lalu tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis, tuan akan berhenti di dekat pasar. Melangkahlah menyusuri jalan raya arah ke barat, maka kira-kira sekilometer dari pasar akan sampailah tuan di jalan kampungku. Pada simpangan kecil ke kanan, simpangan yang kelima, membeloklah ke jalan sempit itu. Dan di ujung jalan itu nanti akan tuan temui sebuah surau tua. Di depannya ada kolom ikan, yang airnya mengalir melalui empat buah pancuran mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dipelataran kiri surau itu akan tuan temui seorang tua yang biasanya duduk disana dengan tingkah ketuannya dan ketaatannya beribadat. Sudah bertahun dia sebagai garin menjaga surau itu. Orang-orang memanggilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(A. A . Navis, Robohnya Surau Kami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar penggalan cerpen di atas adalah . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. di atas bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. di dekat pasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. di jalan kampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. di kota kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. di kiri surau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Bacalah dialog berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiko : Jadi, Tiko harus mengembalikan dompet ini kepada pemiliknya, Bu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu : Tiko, Ibu tidak perlu menjawab pertanyaanmu itu. Ibu yakin engkau sudah tahu apa yang harus kamu lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiko : Baiklah, Bu. Tiko akan segera mencari alamat pemilik dompet ini dan mengembalikan barang miliknya. Tiko masih ingat pesan almarhum ayah. Mesikun kita miskin kita harus tetap mengutamakan kejujuran. Ayah bilang hanya dengan memelihara kejujuranlah, orang miskin seperti kita akan dihargai orang. Kejujuran adalah hal yang paling utama yang harus terus kita jaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu : (memandang dengan penuh haru kepada Tiko). Ya, apa yang dipesankan almarhum ayahmu itu memang benar. Sekarang, pergilah engkau segera untuk mengembalikan dompet itu kepada pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat kutipan drama tersebut adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Hendaklah kita selalu bertindak jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tidak perlu bertanya jika sudah tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Hendaklah hati-hati menjaga barang milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Hidup perbanyaklah amal kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Saling menolong dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Bacalah gurindam berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hendak mengenal orang mulia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatkah kepada kelakuan dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud untai gurindam di atas adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Orang yang baik adalah orang yang berbudi bahasa santun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Orang yang bijaksana adalah orang yang beramal saat di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Orang yang baik adalah orang yang berperilaku baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Orang yang berilmu adalah orang yang mengamalkan ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Orang yang baik adalah orang yang dapat bergaul dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Bacalah puisi berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar peluru menembus kulitku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tetap meradang menerjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka dan bisa kubawa berlari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga hilang pedih peri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku akan lebih tidak peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau hidup seribu tahun lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Chairil Anwar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana yang tergambar dalam penggalan puisi di atas adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. takut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Cermati kutipan esai berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan internet, banyak kalangan bisnis yang menaruh perhatian pada internet untuk dijadikan lahan bisnis baru. Hal ini membuka peluang terjadinya tindak kriminal. Misalnya, berbelanja di internet merupakan sesuatu yang modern. Namun, hal ini jarang dilakukan orang. Jika kita tidak berhati-hati, nomor kartu kredit yang kita kirimkan akan disadap dan digunakan orang lain untuk berbelanja di tempat lain tanpa sepengetahuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan kutipan esai tersebut adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Internet sebagai lahan bisnis baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Internet akan menimbulkan persaingan bisnis yang modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Internet dapat digunakan sebagai alat untuk berbelanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Internet dapat digunakan untuk memalsukan nomor kartu kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Internet dapat dijadikan sarana dalam tindak kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Bacalah paragraf rumpang berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pohon di kebun tidak mau berbunga... pohon tersebut selalu disiram... diberi pupuk. Apakah sebabnya? Ternyata, pohon itu tidak mendapat cahaya matahari... terhalang pohon besar yang ada di pinggirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata penghubung yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang paragraf tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sehingga, dan, meskipun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. padahal, dan, karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sebab, dan, karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. meskipun, serta, sebab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. meskipun, tetapi, karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Cermati kalimat berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar implementasi pelaksanaan tugas benar, tepat, dan ..., baik menteri maupun pejabat turun mengecek serta memberi motivasi. ... pelaksanaan tugas juga perlu ... secara akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata serapan yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. efektif, keefektifan, dianalisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. efektiv, keefektifan, dianalisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. efektif, efektivitas, dianalisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. evektif, efektivitas, dianalisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. evektif, efektipitas, dianalisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Bacalah paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gunawan hujan lebat di sebagian kawasan Indonesia juga diperkirakan diikuti angin kencang. Berdasarkan dinamika ... dan tekanan udara pada ... lokal, maka ... terbentuk awan Comulonimbus (salah satu dari awan yang menimbulkan hujan) yang menjulang sampai ketinggian 7.000 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata baku yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. atmosfir, skala, potensial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. atmosfer, skala, potensial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. atmosfier, skala, potensil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. atmosfer, sekala, potensial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. atmosfir, skala, potensil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Perhatikan paragraf rumpang berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencuri yang ... melakukan aksinya di perkampungan itu, kini harus... perbuatannya. Ia harus membayar mahal perbuatannya karena selain ... orang banyak, ia harus ... dengan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian rumpang paragraf di atas diisi dengan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kepergok, bertanggung jawab, diresahkan, diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. memergoki, tanggung jawabkan, meresahkan, perhadapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. dipergoki, bertanggung jawab, diresahkan, memperhadapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. dipergoki, mempertanggungjawabkan, meresahkan, berhadapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. dipergoki, mempertanggungjawabkan, diresah- kan, memperhadapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Bacalah paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakang bukit sebelah selatan, padang ilalang terbentang luas. ... Putih tipis, terumbai-rumbai bergerak ditiup angin seperti busa air di arus kali yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf deskripsi di atas adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sawah hijau kelihatan menyenangkan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bunga-bunga ilalang berayun-ayun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Saat itu padang ilalang penuh dengan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Andainya padang ilalang tumbuh subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Betapa aku ingin memetik bunganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Bacalah paragraf berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur menginstruksikan masyarakat agar memanfaatkan ... untuk ditananmi apotek hidup atau .... Dari kegiatan tersebut diharapkan masyarakat juga mendapatkan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frasa yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang di atas adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. lahan gambut, tanaman obat, panen raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. lahan kosong, rumah obat, penghasilan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. lahan tidur, warung hidup, penghasilan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. lahan liar, kios obat, penghasilan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. lahan gambut, rumah obat, panen berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Cermatilah paragraf rumpang berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jendela kamar, kulihat Minul melenggang gemulai dengan paying bermotif batik di tangan kanannya. Sesekali tangan kirinya menyeka peluh yang menetes di dahinya. Balutan baju Shanghai merah membuat Minul…. Tebaran senyum, anggukan kepala memberi kesan…. Meski kaya, Minul terkenal…kepada semua tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frasa yang tepat untuk mengisi bagian rumpang paragraf deskripsi di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sangat cerah, sangat pemalu, tidak pemarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. sangat ceria, sangat sinis, tidak angkuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sangat cantik, sangat ramah, tidak sombong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. sangat manis, sangat pemalu, sangat sadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. sangat luwes, sangat sinis, suka menolong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasa di bulan Ramadan merupakan bentuk latihan jasmani maupun rohani. Jasmani kita dilatih untuk selalu bekerja terus terutama bagian dalam perut. Berlatih dengan pola makan yang biasanya siang hari menjadi malam hari. Pola makan malam hari mengurangi beban kerja perut. Organ dalam perut sama halnya dengan onderdil dalam perangkat computer. Komputer akan cepat rusak apabila terus-menerus digunakan tanpa istirahat. Begitu pula perut manusia…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Organ tubuh manusia dan perangkat computer harus istirahat agar awet muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Organ manusia dan perangkat computer sama-sama harus dilatih secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Organ tubuh manusia seperti halnya perangkat computer akan mengalami kerusakan apabila dipakai terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Agar perangkat computer awet, harus dirawat sama halnya tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Dengan pola makan teratur, organ tubuh manusia dan perangkat mesin computer akan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Cermatilah paragraf generalisasi berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari dilakukan wawancara kepada siswa SMA Kencana tentang minat mereka melanjutkan sekolah keguruan. Diketahui, kelas XII IPA 1 yang memilih tiga orang; XII IPA2, dua orang; XII IPA3, lima orang; XII IPA4, tiga orang; XII IPA5, dua orang; XII IPS tidak ada. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa SMA Kencana pandai-pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk memperbaiki kalimat simpulan yang tercetak miring di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Maka, generasi muda sekarang tidak berminat jadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Memang, kehidupan menjadi guru tidak menjanjikan suatu kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tanggung jawab guru sangat berat dan mereka tidak menyanggupinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Jadi, dapat dikatakan siswa SMA Kencana tidak berminat menjadi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Memang, mereka sudah tahu bahwa tugas seorang guru itu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Bacalah paragraf berikut dengan saksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari berturut-turut hujan deras mengguyur kota Bogor. Saluran air di mana-mana tidak lancar. Penduduk yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di sungai-sungai. Pepohonan banyak ditebang. Dengan demikian, banjir besar menggenangi kota Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang merupakan akibat dalam paragraf tersebut adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dengan demikian, banjir besar menggenangi kota Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Resapan air kini telah berubah fungsinya sebagai tempat hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Dua hari berturut-turut hujan deras mengguyur kota Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Sampah-sampah memenuhi sungai-sungai sehingga tersumbat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Saluran air di mana-mana tidak lancer dan tersumbat sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Perhatikan silogisme berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PU : …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PK : Baju kebaya ibuku kain sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K : Baju kebaya ibuku terbuat dari kepompong ulat sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang dalam silogisme tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Semua baju ibuku terbuat dari kain sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Semua baju kebaya terbuat dari kepompong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Setiap kain sutera terbuat dari kepompong ulat sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kepompong ulat sutera dapat dibuat menjai kain sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Semua kepompong ulat sutera dapat ibuat baju kebaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Cermati paragraf berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini indah sekali. Di langit bintang-bintang berkelip-kelip memancarkan cahaya. hawa dingin menusuk kulit. Sesekali terdengar suara jangkrik dan kelelawar mengusik sepinya malam …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf deskripsi di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Anak-anak yang baru pulang mengaji bergembira ria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tiba-tiba aku teringat wajah ibuku yang telah lama meninggalkan rumah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Air mataku tak bias terbendung lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Suara burung hantu bersahut-sahutan membuat bulu kudukku merinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Akhirnya kuputuskan bahwa aku besok harus meninggalkan kampong halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Jadi hanya 16,2 persen ari produksi yang diperkirakan’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dengan demikian, produksi ikan akan dapat ditingkatkan menjadi 7,4 juta ton setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Dengan catatan penangkapan ikan dikerjakan dengan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Akan tetapi, produksi ikan dewasa ini hanya 1,2 ton setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Perairan Indonesia dapat mengembangkan pangan yang sangat besar jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas dapat disusun menjadi paragraf padu dengan urutan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (5), (4), (2), (1), (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (5), (4), (2), (4), (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (5), (2), (3), (4), (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (5), (4), (1), (2), (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (4), (3), (5), (2), (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Perhatikan penggalan pidato berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu, seperti yang telah saya uraikan sebelumnya bahwa demam berdarah sebenarnya dapat dicegah. Antara lain dengan melaksanakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan menimbun......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Oleh karena itu, marilah kita perangi demam berdarah supaya negara sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Oleh karena itu, ibu-ibu harus berpartisipasi aktif dalam pemberantasan demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan lingkungan bersih agar demam berdarah tidak mewabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Oleh karena itu, biasakan hidup sehat agar tidak terjangkit demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Oleh karena itu, jangan biarkan anak-anak terjangkit demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Tema karya tulis : Upaya Pelestarian Seni barongan di Kabupaten Grobogan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang yang sesuai untuk tema tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Minat masyarakat terhadap seni Barongan semakin hari semakin menggembirakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Dewasa ini pementasan seni barongan sebagai sebuah pertunjukan seni sudah jarang dijumpai di grobogan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Masyarakat grobogan merasa kehilangan alur dalam pertunjukan seni barongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pemuda dan kaum pelajar Grobogan sangat mencintai seni Barongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kekwatiran kaum tua Grobogan terhadap kelestarian seni Barongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Bacalah kalimat berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberingasan bangsa merupakan akibat penutur asli bahasa Jawa yang telah mengakibatkan stratifikasi bahasa yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeda yang benar bagi pengucapan kalimat tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. keberingasan bangsa merupakan akibat /kealpaan penutur asli bahasa Jawa yang/ telah mengakibatkan stratifikasi bahasa /yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. keberingasan bangsa/ merupakan akibat kealpaan penutur asli bahasa Jawa /yang telah mengakibatkan stratifikasi bahasa yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. keberingasan bangsa merupakan akibat/ kealpaan penutur asli bahasa Jawa yang/ telah mengakibatkan stratifikasi /bahasa yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. keberingasan bangsa/ merupakan akibat kealpaan penutur asli bahasa Jawa yang telah mengakibatkan stratifikasi bahasa yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. keberingasan bangsa merupakan akibat kealpaanpenutur asli bahasa Jawa /yang telah mengakibatkan stratifikasi bahasa /yang sudah tertata rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Bacalah kutipan karya tulis berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini mengetengahkan masalah yang berkaitan dengan peranan remaja dalam menciptakan kamtibmas. Secara umum, pelajar merupakan bagian dalam masyarakat. Kenakalan remaja saat ini tidak boleh dianggap sebelah mata. Oleh karena itu, pelajar tidak mungkin terlepas dari tanggung jawab dalam kamtibmas, baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna lugas untuk mengganti kelompok kata yang tercetak miring dalam kutipan di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sepele&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. rawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. apatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Penulisan judul karangan ilmiah yang tepat adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Laporan hasil Sensus di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Ciamis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Keadaan Penduduk Kota Dalam Perbandingannya dengan Keadaan Penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kegiatan Remaja Kecamatan Kadungoro dalam Mengisi Liburan Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Percobaan Pembiakan Pohon Anggur dengan Sistem Cangkok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Hasil Percobaan Masyarakat Desa Dalam Membudidayakan Lele Dumbo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Perhatikan paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri jasa internet berkembang sangat pesat. Perkembangan ini semakin membuka ruang bagi investasi di bidang teknologi multimedia.…. Hal ini mengantisipasi penyelenggaraan internet tanpa izin merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat penjelas yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Beramai-ramai investor membuka jasa internet untuk bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Perkembangan teknologi multimedia harus disertai perkembangan SDM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Namun demikian, pengembangan industri tersebut harus disertai penegakan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pengguna jasa internet harus membayar uang sewa sebesar tiga ratus ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Teknik multimedia ini dapat merusak generasi muda jika membuka situs yang negative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Perhatikan iklan lowongan kerja berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibutuhkan segera seorang tenaga kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukuan minimal tamat SMA/sederajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurusan IPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamaran dialamatkan ke PO BOX 211 Jambi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling lambat 2 minggu setelah iklan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kompas, 23 Februari 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat pembuka yang tepat untuk surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan di atas adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Berdasarkan iklan Bapak di harian Kompas, saya mengajukan surat lamaran pekerjaan sebagai tenaga pembukuan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sehubungan dengan iklan Bapak di harian Kompas 23 Februari 2009 saya memberanikan diri mengajukan lamaran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Setelah membaca Iklan Bapak di harian Kompas 23 Februari 2009, saya mengajukan lamaran kerja sebagai tenaga pembukuan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Saya tertarik dengan iklan Bapak di harian kompas tanggal 23 Februari 2009, saya mengajukan lamaran ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Memenuhi iklan Bapak, saya bermaksud mengisi lowongan kerja sebagai tenaga pembukuan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Penulisan pemerian identitas pelamar yang benar adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. nama : Dwi Wismarini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat dan tanggal lahir : Secang, 25 Februari 1979&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jalan raya Secang no 30 Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan : Sarjana Kedokteran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Nama : Dwi Wismarini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat dan tanggal lahir : Secang, 25 Februari 1979&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat : Jalan raya Secang no 30 Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan : Sarjana Kedokteran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. nama : Dwi Wismarini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat dan tanggal lahir : Secang, 25 Februari 1979&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jln. Raya Secang 30 Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan : Sarjana Kedokteran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Nama : Dwi Wismarini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat dan tanggal lahir : Secang, 25-2- 1979&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat : Jalan raya Secang no 30 Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan : Sarjana Kedokteran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. nama : Dwi Wismarini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat dan tanggal lahir : Secang, 25 Februari 1979&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jalan Raya Secang 30, Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan : Sarjana Kedokteran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Demikian surat lamaran ini kami ajukan, atas perhatiannya kami mengucapkan beribu terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan kalimat penutup surat lamaran pekerjaan tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Demikian surat lamaran ini saya ajukan, atas perhatian Anda, kami mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Demikian surat lamaran ini kami ajukan, atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Demikian surat lamaran ini saya ajukan, atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Demikian surat lamaran ini kami ajukan, atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Demikian surat lamaran ini saya ajukan, atas perhatian bapak, kami mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Perhatikan kutipan resensi berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel Raumanen karya Marianne Katoppo ini pada tahun 1975 memperoleh hadiah harapan Sayembara Penulisan Novel yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta. Kemudian pada tahun 1982, dinyatakan sebagai pemenang Hadiah Sastra Asia Tenggara (SEA Write Award). Para kritikus pada umumnya mengucapkan bahwa keberhasilah novel ini pada bentuk penceritaanya yang menggunakan pencerita akuan (first person narrator) dari sudut pandang (point of view) Manen dan Monang. Kedua pencerita itu kemudian mengungkapkan pikiran dan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penggalan resensi diatas, isi resensi tersebut membahas ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. alur cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. keunggulan Buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. kepengarangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. pengungkapan pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. latar cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Bacalah teks berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali setelah dua kali dinominasikan sebagai naskah terbaik untuk Oscar (1989 dalam film “When Harry Meet Sally” yang sensasional itu dan 1993 untuk film “Sleepless In Seattle”), Ephron tak ragu mengulang rumusan yang sama. Sayangnya, naskah yang digarapnya berdasarkan film tahun 40-an “Little Shop Around the Corner” ini justru terasa hambar. Kegenitan Ryan sebagai Sally dalam WHMS atau Annie dalan SIS yang diulanginya lagi dalam YGM jadi terkesan membosankan, kalau tidakmau dibilang norak. Belum lagi ada banyak adegan manis yang generic, adegan mendongeng di toko buku, Fox membawa saudara-saudara ciliknya mencat muka, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang dikemukakan dalampenggalan kritik film di atas adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pengulangan film yang gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. reproduksi naskah Oscar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. penggarapan naskah lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. penggarapan adegan yang hambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. penampilan karakter norak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Cermati kutipan uisi berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai esok tak ada lagi mentari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah langkah terhenti seketika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit berubah warna kelabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga-bunga mendadak layu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bait puisi di atas adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Gerimis pun mulai mereda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Udara dingin sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Angin dan embun pagi berhenti menyapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Tanpa lentera akan gelap sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pembawa berita bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Text Box: Andi : Cobalah kau pikirkan lagi niatmu untuk melakukan hal yang berbahaya itu. Tono : Ah, masa bodoh. Aku sdauh terlanjur sakit hati kepada orang itu. Andi : Lebih baik kau terima saja kenyataan pahit agar kamu tidak menyesal. Menurutku, perbuatanmu itu tidak. …Bacalah dialog berikut !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peribahasa yang tepat untuk melengkapi dialog di atas adalah ,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pikir itu pelita hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Besar pasak daripada tiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Bagaikan katak dalam tempururng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Tak akan lari gunung di kejar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Tak ada rotan akar pun jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paket A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban a,b,c,d, atau e!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks berikut untuk soal nomor 1 dan 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah teks berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab demam berdarah dengue adalah virus dari Famili Flaviviridae, genus Flavivirus, Spesies Dengue. Penyebaran virus ini adalah melalui nyamuk Aedes Aegypti yang banyak terdapat di sekitar kita. Tanpa pengobatan yang baik, angka kematian demam berdarah adalah 20%. Dengan pengenalan penyakit pada stadium awal dan penanganan yang baik, angka kematian bisa ditekan menjadi 1%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ide pokok paragraf tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. penyebaran virus demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. jenis-jenis virus demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. demam berdarah adalah penyakit yang mematikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. virus penyebab demam berdarah dengue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. pengenalan penyakit dan penanganan yang baik bisa menekan angka kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalimat pertanyaan yang tepat sesuai isi paragraf tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mengapa demam berdarah bisa menimbulkan kematian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bagaimana cara penyebaran nyamuk Aedes Aegypti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berapa persen angka kematian demam berdarah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Bagaimana cara pencegahan demam berdarah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bagaimana cara penyebaran virus demam berdarah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel berikut untuk soal nomor 3, 4, dan 5!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermati tabel dengan seksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertambahan Penduduk Berdasarkan Selisih Arus Mudik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Arus Balik (Jiwa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus mudik&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus balik&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2002&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.643.273&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.874.801&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;231.528&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.816.384&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.021.214&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;204.830&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2004&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.213.812&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.404.168&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;190.356&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.136.973&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.317.740&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;180.767&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2006&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.439.992&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.564.419&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;124.427&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.710.133&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.819.750&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;109.617&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Dinas Dukcapil DKI Jakarta (Suara Merdeka, 6 Oktober 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pertambahan penduduk pascalebaran di Jakarta mengalami penurunan rata-rata 10 persen setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pertambahan penduduk pascalebaran di Jakarta dari tahun ke tahun menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pertambahan penduduk pascalebaran di Jakarta dari tahun ke tahun meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pertambahan penduduk pascalebaran di Jakarta disebabkan arus balik selalu meningkat dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pertambahan penduduk pascalebaran di Jakarta disebabkan adanya perubahan jumlah arus mudik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pertanyaan yang sesuai dengan tabel di atas adalah .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mengapa jumlah arus balik selalu lebih besar jika dibandingkan jumlah arus mudik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kapan arus balik di Jakarta mencapai puncaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berapa jumlah arus mudik yang tidak kembali lagi ke Jakarta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Apakah faktor penyebab naiknya arus balik di Jakarta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Mengapa jumlah pertambahan penduduk menurun dari tahun ke tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pernyataan yang tidak sesuai dengan tabel di atas adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Selisih tertinggi arus mudik dan arus balik di Jakarta terjadi pada tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pertambahan penduduk terendah pascalebaran di Jakarta terjadi pada tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Jumlah arus balik dari tahun ke tahun meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Jumlah arus mudik tertinggi di Jakarta terjadi pada tahun 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Jumlah arus balik setiap tahun selalu lebih besar daripada jumlah arus mudik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bacalah kutipan tajuk rencana berikut ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Maka 80 tahun Sumpah Pemuda patutlah kita jadikan refleksi otokritik perjalanan politik kebangsaan, khususnya dengan membaca kondisi 10 tahun terakhir. (2) Kesadaran tentang kebhinekaan mesti disegarkan kembali. (3) Bukankah kita memiliki lebih dari 13.000 pulau, 250 bahasa dan dialek, serta 1.000 etnis dan subetnis? (4) Sebenarnya gambaran itu secara jelas sudah menunjukkan bahwa kita hidup di ruang yang diliputi pluralitas. (5) Realitas itu sepatutnya terus menyadarkan tiap komponen bangsa ini untuk tidak bersikap dominan–dominanan. (6) Bukankah kita bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu: Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opini penulis dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah kalimat nomor ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1), (2), dan (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (1), (2) dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (1), (2) dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (2), (3) dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (3), (4) dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks berikut untuk soal nomor 7 dan 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin yang berbahagia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Seperti yang telah kita ketahui, Pantai Senggigi merupakan aset wisata di Pulau Lombok ini. (2) Pantai Senggigi memiliki ciri khas yaitu pantai dengan teluknya yang indah.(3) Airnya bening, pasirnya putih, dengan dikelilingi oleh pegunungan dengan bukit yang menghijau. (4) Keanekaragaman terumbu karangnya termasuk jenis yang langka di dunia, khususnya terumbu karang biru. (5) Oleh sebab itu, aset yang tidak ternilai harganya ini hendaknya kita jaga dan kita lestarikan agar dapat kita wariskan kepada generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Topik pidato tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pelestarian Pantai Senggigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pantai Senggigi merupakan aset wisata di Pulau Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Keanekaragaman terumbu karang di perairan Pantai Senggigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pantai Senggigi dengan airnya yang bening dan pasirnya yang putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pantai Senggigi harus dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kalimat ajakan dalam penggalan pidato tersebut adalah kalimat nomor ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. (1) Berbagai macam industri menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar untuk menggerakan mesin–mesin. (2) Alat transportasi, baik darat, laut, maupun udara juga menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakarnya. (3) Sumber energi lain, seperti gas bumi dan batubara memang merupakan sumber energi yang penting pula.(4). Namun, dilihat dari segi nilai ekonomis maupun praktis, minyak bumi masih merupakan sumber energi utama di samping gas bumi maupun batubara. (5) Sampai sekarang, minyak bumi masih merupakan sumber energi yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat simpulan paragraf tersebut adalah nomor ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Batik adalah kain bermotif yang dibuat dengan menggunakan malam atau lilin. Batik meliputi tulis dan cap. Jika hanya dicetak dengan bahan pewarna pakaian lain itu bukan batik. Hal ini merupakan dasar yang harus dimengerti anak muda. Dengan memahami apa batik itu dan proses pembuatannya, diharapkan mereka mampu menghargai warisan nenek moyang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan utama paragraf itu adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Batik adalah kain bermotif yang dibuat dengan menggunakan malam atau lilin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ada batik tulis dan ada pula batik cap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Batik bisa juga dibuat dengan zat pewarna pakaian lain selain malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Batik dan proses pembuatannya perlu dipahami oleh anak muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Anak muda akan menghargai batik apabila mereka memahami apa batik itu dan proses pembuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah kutipan cerpen berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekurang-kurangnya sepuluh atau lima belas orang laki-laki dan perempuan, berdiri dalam satu deretan panjang, berbaris dari belakang dan berhenti ujungnya di depan sebuah loket. Di atas loket itu tergantung sebilah papan bertuliskan huruf putih mungil: Mengambil uang pos wesel bertanda C. Biasanya pos wesel pos wesel yang bertanda C berjumlah di bawah seribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Sudut pandang kutipan cerpen di atas adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pengarang sebagai pengamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. pengarang menggunakan kata aku sebagai tokoh utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pengarang turut serta mengambil bagian dalam cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. pengarang serba tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. pengarang menggunakan kata dia untuk tokoh utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah kutipan cerpen berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu memang keras dalam mendidikku. Sejak kecil setelah ayah tiada, ibu mengurus aku dan kakakku, Sisi seorang diri. Ibu tidak pernah menggaji seorang pembantu rumah tangga, semua dikerjakannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah pensiunan ayah yang tidak seberapa, ibu rajin membuat seprai dan bantal kursi untuk dijual kepada kawan-kawannya dengan cara mencicilkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Watak tokoh ibu dalam penggalan cerpen di atas adalah ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. lemah lembut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. mudah tersinggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. kuat dan tabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. mudah putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. pemarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah kutipan cerpen berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laras menggeleng, kepalanya terkulai lebih menatap lantai putih. Ingin dibongkarnya seluruh resah jiwa yang berasal dari berita itu., tetapi dari mana akan memulainya. Laras tak ingin melukai hati orang yang telah membesarkannya ini. “Hendra tahu kamu kemari?” tanya ibunya sesaat. Kembali kepala Laras menggeleng. “Ya … Tuhan, ada apa dengan dirimu?” suara ibunya mulai meninggi. Segera dia berdiri menuju ke meja telepon. “Laras sudah menulis pesan di surat,” tukas Laras segera. Ibunya menghampiri, dijejeri anaknya di kursi panjang. Anak satu-satunya yang merupakan belahan jiwa ibunya ini tampak muram berbalut kekecewaan. Ibunya yakin, Laras akan mengatakannya, tapi dari mana memancing pengakuan itu secepatnya. “Ada yang melukaimu, Nak?” suara ibunya penuh kasih. “Ya … sebuah kartu. Ibu kenal nama Arbiyah,” suara Laras gemetar. “Apa yang dikatakannya?” begitu tenang ibunya menyahut. “Bahwa Laras anak buangan, bahwa Laras ibu bawa dari orang lain dipelihara bahwa ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Laras … “ suara ibunya berat dan bening. “Ibu mencintaimu lebih dari apa pun di dunia ini, tidakkah engkau merasakan? Bahwa engkau berasal dari rahim siapa, dari langit, atau dari mana pun, apa yang membedakannya? Memang ibu mengadopsimu. Ibu menganggapmu anak yang lahir dari rahim ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ibu selalu menyayangi anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyesalan Laras terhadap keadaan yang dialami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ibu yang melukai hati anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kita harus dapat menerima kenyataan hidup, seburuk apa pun yang menimpa diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kita selalu menyayangi orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalan cerpen berikut untuk soal nomor 14 s.d. 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah penggalan cerpen berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu,” itu kata pertama yang diucapkan Bapak setelah aku duduk menghadap dan menunggu sebatang rokok selesai diisapnya. “Kapan akan kaubawa calonmu?” tanyanya pada malam pertama aku di rumah sambil terus mengisap rokok kreteknya. Asap mengepul, membubung, menebar aroma taar menyesakkan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak menjawab. Tahu, ke arah mana Bapak mau bicara. “Likmu Kaji Imron diwelingi Kaji Masykur. Katanya beliau mau besanan sama Bapak,” terhenti lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Besanan? Siapa?” aku tiba-tiba berlagak bodoh. “Kak Muhson?” aku mengernyitkan dahi. “Setua itu?” tidak sengaja kata itu meluncur begitu saja dari bibirku.Aku ingat benar, Kak Muhson sudah mengajar di diniyah sebelum aku bersekolah. Bapak mematikan api rokoknya dan berdiri. Serentetan kata kemudian menghambur menerjangku. Begitu cepat. Hingga aku hanya bisa ternganga, kaget, marah tidak terima, tak berdaya …. “Kamu lihat dirimu!” katanya sambil mengarahkan telunjuknya padaku. “Bukannya kamu sendiri perawan tua, ha? Kusekolahkan kamu tinggi-tinggi hanya untuk melawan orang tua. Menyesal aku menyekolahkan anak perempuan. Setelah sarjana bukannya mengangkat derajat orang tua, malah mencoreng muka!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali aku tidak menduga Bapak akan semarah itu. Dan, cap yang diteriakannya padaku itu, perawan tua, sungguh melukai hatiku karena justru diucapkan Bapak, orang tuaku sendiri. Menyakitkan benar. Rasanya aku ingin teriakkan pada Bapak bahwa ucapannya sama sekali tak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Konflik yang terdapat pada penggalan cerpen tersebut adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kaji Masykur ingin besanan dengan Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bapak ingin menjodohkan aku dengan Muhson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kekesalanku terhadap perkataan Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Aku selalu dimarahi Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bapak yang selalu marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Penyebab terjadinya konflik dalam penggalan cerpen adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Aku dicap sebagai perawan tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Aku selalu membantah dan melawan apa yang disampaikan Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Aku dianggap mencoreng muka Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Aku sarjana tidak mengangkat derajat orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bapak menyesal menyekolahkan aku, karena aku tidak menuruti keinginan Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Peristiwa yang terjadi akibat konflik adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sama sekali aku tidak menduga Bapak semarah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Serentetan kata yang menghambur menerjangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Keinginanku tetap hidup sendiri pada umur tiga puluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Aku menolak dijodohkan dengan Muhson, kemudian Bapak mengatakan padaku perawan tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kaji Imron diwelingi Kaji Masykur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Diamlah, Tuan. Jangan menangis, biarlah Kakanda pergi mencarikan tuan mempelam buah mempelam itu. Setelah sampailah ia di kedai orang berjualan buah mempelam, maka si Miskin itu pun berhentilah di sana. Hendak pun dimintanya, takut akan dipalu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau ada belas dan kasihan serta rahim Tuan akan hamba, orang miskin, hamba ini minta diberikan, yang sudah terbuang itu, hamba hendak memohonkan buah mempelam Tuan yang sudah busuk itu barang sebiji sahaja, Tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikayat Si Miskin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan isi yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Si Miskin meminta buah mempelam yang sudah tidak terpakai kepada penjual buah mempelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tuan minta buah mempelam kepada Si Miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kakanda membeli buah mempelam kepada Si Miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Si Miskin minta dikasihani penjual buah mempelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Penjual buah mempelam adalah orang yang kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Aku kira, aku menjadi tidak normal melihat kesengsaraan binatang itu. Aku tidak bisa menghindar lagi agar tidak melihat kesengsaraan binatang itu. Tidak pula aku bisa menghindar untuk tidak melihatnya lewat. Akan tetapi, bila aku punya kesibukan lain dan tak dapat membantu ayah seperti biasanya, serasa ada suatu yang kurang dalam diriku, oleh karena tidak bisa melihat kerbau itu dengan segala penderitaannya. Seperti ada kontak batin antara aku dengan mereka. Dan bahkan seperti aku dapat membaca pikirannya, kalau mereka punya, melalui matanya yang memandang padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya Kerbau pada Pedati (A.A. Navis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerpen di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. manusia perlu membaca pikiran binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. manusia perlu bergaul dengan kehidupan binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. manusia perlu melihat kesengsaraan binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. dalam kehidupan manusia seharusnya menyayangi binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. manusia perlu bekerja sama dengan binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Ya, Mas Tono benar. Tidak perlu jauh-jauh. Banyak adat istiadat Jawa juga sangatlah kejam bagi ukuran manusia terpelajar, dan ia bersyukur berganda, bahwa anaknya sudah tidak lagi mengalami lagi iklim ningrat itu. Namun anehnya, intuisinya yang mengarahkannya, Atik toh tetap ia didik dalam alam sopan santun dan cita rasa Jawa Ningrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah mereka bersama-sama melihat film Jepang. Bukan film perang yang biasanya dipropagandakan itu, tetapi sungguh film tentang kehidupan nyata di Jepang. Memang benarlah, dalam banyak hal bahkan hampir di segala adat budaya kehidupan, musuh-musuh sekutu sangat serasi dan seolah semelodi cita rasa Jawa yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung Manyar (Y.B. Mangunwijaya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai budaya Jawa dan budaya Jepang yang terkandung dalam penggalan novel di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. adat istiadat Jawa dan Jepang sangatlah kejam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. adat istiadat Jawa dan Jepang memiliki kesamaan sopan santun dan cita rasa yang halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. budaya Jawa terkenal kehalusannya sedangkan budaya Jepang budaya perang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. budaya Jawa dan budaya Jepang di satu sisi halus namun di sisi lain kejam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. orang Jawa dan orang Jepang sangat menjunjung tinggi adat istiadat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi malam yang ramah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berjanji akan menyerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menyisir tepi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pinggir lembah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku akan diam terbaring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat aku takut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya bulan di sela ranting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang memperdalam hening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Subagio Sastrowardoyo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud yang terkandung dalam puisi di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kekaguman seseorang ketika sendirian di pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. ketakutan seseorang di keheningan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. janji kepasrahan seseorang setelah memahami hakikat penciptan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. manusia harus menyerah ketika menyisir tepi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. manusia yang hidup dalam ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Jika bayang telah pudar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan elang laut pulang ke sarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;angin bertiup ke benua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap akan kering sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan nahkoda sudah tahu pedoman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;boleh engkau datang padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Surat dari Ibu, Asrul Sani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna lambang “dan nahkoda sudah tahu pedoman” adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sudah mencari pedoman hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. sudah menemukan arah dan tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sudah mempunyai pasangan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. sudah berilmu dan berpengalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. sudah menjadi nahkoda berpengalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Tuhan Telah Menegurmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat perut anak-anak yang kelaparan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat semayup suara adzan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah menegurmu dengan cukup kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lewat bumi yang bergoncang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hujan dan banjir yang melintang pukang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kau mendengar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanat yang terdapat dalam puisi tersebut adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. kita hendaknya bisa menahan lapar&lt;br /&gt;   2. Tuhan Maha Adil dalam mengatur makhluk-Nya&lt;br /&gt;   3. manusia harus sadar atas teguran Tuhan&lt;br /&gt;   4. bencana alam hanyalah azab bagi manusia&lt;br /&gt;   5. manusia memang tidak dapat diperingatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Bacalah iklan berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lowongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicari Sekretaris wanita, S1, lancar bahasa Inggris dan komputer. Domisili Semarang. Lamaran langsung ke kantor pengacara Sutanto, S.H. Jalan Plamongan. Suara Merdeka, 25 November 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan tersebut adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Saya mohon kepada Bapak untuk mengisi lowongan yang diinginkan di Suara Merdeka, 25 November 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berdasarkan iklan di harian Suara Merdeka, 25 November 2008, saya mengajukan lamaran sebagai sekretaris di kantor yang Bapak pimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sesuai dengan iklan di harian Suara Merdeka, 25 November 2008, saya merasa memiliki syarat-syarat yang Bapak inginkan, maka saya melamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Saya berminat melamar berdasarkan iklan di harian Suara Merdeka, saya memenuhi semua syarat yang Bapak minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Melalui iklan di harian Suara Merdeka yang yang terbaca oleh saya bahwa Bapak memerlukan tenaga sekretaris semua persyaratan dapat saya penuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Cermati kutipan surat lamaran kerja berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya membaca iklan di harian Radar Banyumas tanggal 30 November 2008 tentang lowongan kerja di PD Buana dengan ini saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan jati diri yang lengkap untuk melengkapi surat lamaran pekerjaan tersebut adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. nama : Umi Farhatun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat, tanggal lahir : Banyumas, 17 Mei 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jalan Pramuka 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan terakhir : S 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Nama : Umi Farhatun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat/Tanggal Lahir : Banyumas, 17 Mei 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat : Jalan Pramuka 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Terakhir : S 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. nama : Umi Farhatun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat/tanggal lahir : Banyumas, 17 Mei 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jalan Pramuka No. 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan terakhir : S 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Nama : Umi Farhatun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat, Tanggal Lahir: Banyumas, 17 Mei 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat : Jalan Pramuka 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Terakhir : S-1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. nama : Umi Farhatun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat, tanggal lahir : Banyumas, 17 Mei 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat : Jl. Pramuka No. 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan terakhir : S-1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Atas perhatian Bapak saya haturkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat penutup surat tersebut tidak baik. Kalimat yang baik adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Atas bantuan Bapak, saya haturkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Atas perhatian Bapak, saya haturkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Atas perhatiannya, saya haturkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Seorang wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Taruna Jaya mendapat tugas di luar sekolah. Sementara itu, pada waktu yang bersamaan beliau harus memimpin rapat bersama pengurus OSIS. Oleh sebab itu, beliau memberikan memo untuk membatalkan acara tersebut melalui Pembina OSIS karena beliau tidak dapat menyampaikan pembatalan tersebut secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi memo yang tepat sesuai ilustrasi di atas adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dengan sangat menyesal saya tidak dapat memimpin rapat hari ini, tolong sampaikan kepada ketua OSIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Informasikan kepada ketua OSIS bahwa rapat OSIS ditunda karena hari ini saya ada tugas luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ketua beritahu ya, hari ini saya tidak sempat memimpin rapat, saya tugas luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Karena saya ada tugas luar, beritahukan segera rapat dibatalkan, kepada ketua OSIS hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Saya harap anda memberitahukan pembatalan rapat hari ini kepada ketua OSIS, jangan lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menutup cerita membuat pembaca mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu dan bahasa Belanda yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat menjadikan cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perlu pemikiran dan konsentrasi untuk memahami cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ungkapan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat menjadikan cerita agak terasa berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Cermati urutan kalimat berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemilik kos harus bertindak tegas kepada mereka yang terlibat sebagai pengedar atau pengguna narkoba yaitu mempersilahkan meningggalkan tempat kos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Masalah narkoba di kota besar tidak terlepas dari peran pemilik kos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Di samping itu, mereka juga dapat terlepas dari hal-hal negatif yang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Aturan tersebut diambil agar para pelajar dan mahasiswa dapat berkosentrasi dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Sudah selayaknya jika pemilik kos membuat aturan bahwa penghuni kos harus bebas narkoba dan obat-obatan terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar menjadi paragraf yang padu, kalimat-kalimat tersebut harus disusun dengan urutan . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (2), (1), (3), (5) dan (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2), (1), (3), (4) dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (2), (1), (5), (4) dan (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (4), (2), (1), (5) dan (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (4), (3), (2), (1) dan (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Kedua mempelai itu kelihatan sangat serasi. Mereka sudah menjalin hubungan selama lima tahun terakhir. Walaupun ada perbedaan di antara keduanya, tetapi mereka dapat menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. …itulah yang menjadi pegangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang paragraf tersebut adalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Keduanya bekerja untuk menutupi kekurangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mempelai itu akhirnya berjanji untuk sehidup semati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mereka saling berjanji akan saling memahami dan menghargai semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Semua manusia mempunyai kelemahan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Kalimat utama : Komitmen Pemda Cilacap memberantas buta aksara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat penjelas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Pemda bekerja sama dengan berbagai pihak mengadakan latihan bagi warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Di samping itu Pemda perlu menggali metode baru untuk penanganan buta aksara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Buta aksara juga terjadi di daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pemda tidak usah cemas dengan kondisi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Data pasti perlu diperoleh agar langkah yang ditempuh dapat berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat penjelas yang sesuai dengan kalimat utama di atas adalah . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. 1, 2, dan 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. 2, 3, dan 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. 3, 4, dan 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. 1, 2, dan 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. 1, 2, dan 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu hasil bumi yang tidak dapat diperbaharui. Karena tidak dapat diperbaharui, saat ini sudah mulai terjadi krisis energi/bahan bakar. Dengan begitu, akhirnya pemerintah membuat kebijakan dengan menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM sungguh dirasa sangat memberatkan masyarakat. Dengan adanya kenaikan tersebut, sudah pasti akan memengaruhi seluruh sendi kehidupan. Semua harga barang dan jasa secara otomatis dinaikkan juga. Bahkan, terkadang kenaikan harganya jauh melampaui batas kewajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ajakan yang logis untuk melengkapi paragraf di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Jika ada kenaikan harga BBM, marilah kita menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Untuk itu biasakan hidup hemat energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pemerintah seharusnya tidak menaikkan harga BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kenaikan harga BBM seharusnya jangan diikuti oleh kenaikan harga barang dan jasa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Jika mau menaikkan harga, sebaiknya yang wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Nilai Ujian Nasional Bahasa Indonesia Bambang 9,50, Matematika 8,50, Bahasa Inggris 8,70, Geografi 8,70, Sosiologi 8,80, Ekonomi 9,00. Selain itu, ia juga pernah menjadi juara pidato berbahasa Inggris tingkat provinsi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan secara generalisasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Karena itu, Bambang perlu mendapat penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bambang harus berbangga hati karena nilainya bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Nilai Ujian Nasional Bambang semua tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pada pelajaran Matematika, Bambang belum mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Jadi, Bambang anak yang pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Mesin motor bisa dipakai dan bisa bergerak bila memiliki energi dengan diisi bahan bakar. Agar mesin bisa awet dan tetap bisa digunakan, tidak hanya cukup dengan bahan bakar, tetapi mesin juga perlu istirahat, perlu perawatan. Begitu pula dengan manusia. Manusia bisa bekerja, manusia bisa beraktivitas kalau memiliki energi dengan makan yang cukup. Selain itu, agar manusia bisa tetap sehat, juga perlu adanya perawatan kesehatan dan istirahat yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan yang tepat untuk paragraf analogi di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mesin motor dan manusia itu sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mesin motor perlu bahan bakar, manusia perlu makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mesin motor dan manusia sama-sama memerlukan energi untuk bisa dipakai atau beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Mesin motor dan manusia perlu istirahat agar awet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Mesin motor dan manusia perlu energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Premis Umum: Semua objek wisata yang ada di Purbalingga saat liburan sangat ramai dikunjungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Premis Khusus: Owabong merupakan objek wisata yang ada di Purbalingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan : ……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan yang tepat untuk melengkapi silogisme di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Owabong merupakan objek wisata yang sangat ramai dikunjungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Owabong adalah objek wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Owabong ada di Purbalingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Owabong sangat ramai dikunjungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Owabong saat liburan sangat ramai dikunjungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun pemerintah daerah menetapkan APBD dengan disertai standarisasi harga. Sebelum pemerintah mengesyahkan APBD, terlebih dahulu jajaran pemerintah daerah mengadakan kordinasi dengan DPRD. Pada bulan Nopember ini, rencana anggaran pemerintah akan dibicarakan lagi dalam rapat dewan. Diharapkan penggunaan anggaran tahun depan bisa lebih epektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata baku yang tepat untuk memperbaiki kesalahan pada paragraf di atas adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. standarisasi, mengesahkan, November, kordinasi, efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. standarisasi, mengesahkan, Nopember, koordinasi, efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. standardisasi, mengesahkan, Nopember, koordinasi, efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. standardisasi, mengesahkan, November, koordinasi, efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. standarisasi, mengesahkan, November, koordinasi, efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Bacalah kalimat berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berbicara masalah ... , akan berujung pada satu hal, yaitu mencapai ... manusia Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kependudukan, kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. penduduk, kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. penduduk, menyejahterakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. kependudukan, menyejahterakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. penduduk, penyejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan PT Artajasa tak dapat dilepaskan dari peran Arya Damar, sang Direktur Utama. Melalui ... sang Direktur, Artajasa menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan transaksi elektronik terdepan saat ini. Produknya yang berupa layanan ATM bersama terbesar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. tangan dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. tangan kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. buah tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. kaki tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. lepas tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Cermatilah dialog berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga : Pak RT, tetangga kita akan membangun rumah. Kelihatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pekerjaan itu terlalu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak RT : Lalu bagaimana dengan tetangga kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga : Ya, kita perlu membantunya bersama warga lain dengan bergotong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;royong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak RT : Bagus dengan ide seperti itu. Karena .... Dengan demikian pekerjaannya menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peribahasa yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. habis manis sepah dibuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. tak ada gading yang tak retak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. berat sama dipikul ringan sama dijinjing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. belakang parang pun jika diasah akan tajam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. buah jatuh tidak jauh dari pohonnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Cermati paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pameran industri yang baru-baru ini diselenggarakan di Swedia, buah-buahan dalam kaleng produk Indonesia menjadi primadona. Meskipun ditawarkan dengan ..., Jepang, Hongkong, apalagi negara-negara Eropa, mengemis-ngemis, ingin agar kebutuhannya dipenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata bermajas yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. harga yang murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. harga yang mahal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. harga pasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. harga umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. harga setinggi langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Cermati paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Di dalam undang-undang negara kita dan juga negara lain dinyatakan bahwa tugas polisi adalah membimbing dan mengayomi masyarakat. (2) Polisi juga menjadi pelindung dan penegak hukum, agar tercipta keteraturan dan ketertiban di dalam masyarakat. (3) Sebagai pembimbing dan pengayom, polisi dituntut senantiasa tampil simpatik tetapi juga harus tegas, dan perkasa. (4) Selain itu, polisi juga menjadi pelayan masyarakat. (5) Oleh karena itu, menjadi polisi merupakan hak masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut adalah kalimat nomor ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Bacalah paragraf berikut !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan Sinema Elektronic ( Sinetron ) yang terlalu besar terhadap pelajar mengakibatkan mereka lamban meresponse karya sastra. Banyak cara mendekatkan sastra kepada para pelajar. Salah satunya melalui puisi. Selain melalui deklamasi, puisi bisa dijadikan syair lagu atau bahkan teks monolok dan dialok. Dalam dramatisasi itu akan memudahkan siswa mengapresiasi puisi, ujar Taufik Ampera, dosen Fakultas Sastra Unpad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Suara Banyumas, 1 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata serapan baku pada paragraf di atas adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. electronic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. meresponse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. teks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. monolok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. dialok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Tema Karya Tulis : Standar nilai kelulusan tahun ini dinaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang yang sesuai dengan tema ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Supaya siswa yang lulus benar-benar berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kualitas pendidikan sesuai dengan yang dibutuhkan pada pasar kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Peringkat pendidikan di Indonesia masih di bawah negara-negara Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Supaya Indonesia peringkatnya sama dengan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Hasil ujian nasional tahun lalu sudah melampaui target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Bacalah paragraf berikut !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garuda Wisnu Kencana merupakan objek wisata yang baru di Pulau Bali. Objek wisata tersebut berupa bukit kapur tandus. Oleh Maestro seniman Bali yang juga dosen ITB, bukit tersebut dipotong-potong dengan bentuk artistik dan ukuran yang berbeda. Secara garis besar lokasi tersebut dibagi menjadi tiga bagian. Bagian depan merupakan bangunan etalase, bagian kedua berupa panggung terbuka sedangkan bagian ketiga berupa patung yang terbuat dari tembaga. Patung Dewa Wisnu yang sedang naik burung garuda sampai saat ini belum selesai dan proses pembuatannya dikerjakan di Bandung. Patung Garuda Wisnu Kencana dengan tinggi mencapai 147 meter berarti lebih tinggi dari patung Liberty di Amerika Serikat. Bila sudah jadi, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Pulau Bali secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul yang tepat untuk karangan di atas ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Objek Wisata di Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Salah Satu Objek Wisata di Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Jangan Lewatkan, Kunjungi Objek Wisata GWK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Industri Wisata di Pulau Dewata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pesona Garuda Wisnu Kencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Bacalah paragraf berikut !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah sehat dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Sekolah sehat tercermin pada kebersihan, ketertiban, kerapian, keindahan dan perilaku budaya sehat. Seluruh siswa, guru, karyawan, dan kepala sekolah bahu-membahu menciptakan sekolah sehat. Tanpa partisipasi mereka mustahil sekolah sehat terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat saran yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sekolah sehat dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pemerintah sepantasnya memberikan apresiasi bagi sekolah sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sekolah sehat akan terwujud bila ada minat kepala sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Alat-alat kebersihan selalu tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kerindangan pohon di sekolah perlu dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Perhatikan dialog berikut !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah : ”Kamu jadi kuliah di Al Azhar Kairo ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak : ”Ini kesempatan saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah : ” ................................................”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak : ”Sudah. Kemarin saya sudah survei ke sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog di atas adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. ”Kapan kamu berangkat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. ”Paspor kamu sudah diurus?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. ”Fakultas apa yang kamu pelajari?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. ”Apakah kamu sudah mantap kuliah di sana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. ”Sudah kamu kemasi barang-barang yang akan dibawa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Perhatikan penggalan pidato berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, anak adalah investasi yang sangat berharga bagi kita dan bangsa ke depan. Orang tua sangat berperan terhadap perkembangan jasmani dan rohaninya, jiwa dan raganya. Anak tanpa bimbingan orang tua akan tumbuh menjadi liar dan pribadinya tak akan terbentuk dengan baik. Jangan selalu menyalahkan anak-anak bila mereka berbuat yang tidak sesuai dengan harapan kita. Orang tua perlu berkaca diri. Sudahkan kita mengacuhkan mereka secara proporsional? ... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat persuasi yang tepat untuk mengkahiri pidato dengan tema ”Memperingati Hari Anak Nasional” di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Oleh karena itu, Saudara-saudara, pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kami mengharap agar semua orang tua ikut peduli terhadap hak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Dengan demikian, sudah saatnya pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kita imbau anak-anak supaya dapat mewujudkan harapan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Oleh karena itu, kita biarkan anak-anak berkembang sesuai dengan kemauan mereka tanpa ada paksaan dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Jadi, Saudara-saudara, berbuat baik kepada anak merupakan hal yang wajar, proporsional dan menjadi tugas orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Berbahagialah orang tua yang sudah berbuat yang terbaik bagi anak-anaknya demi masa depan meraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Perhatikan teks berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... dunia menciptakan ketidakpastian ekonomi dan bisnis. Bagi Indonesia, lonjakan harga minyak ini memang meningkatkan penerimaan negara. Tetapi di sisi lain, realisasi subsidi juga jadi meningkat. Sementara bagi dunia usaha nasional, lonjakan harga minyak menjadi faktor yang menyesakkan karena berdampak membengkakkan beban biaya akibat harga bahan bakar minyak (BBM) untuk industri sudah tak bersubsidi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frasa yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada paragraf tersebut adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pengamat harga minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. kontribusi harga minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. industri minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. pakar minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. fluktuasi harga minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Perhatikan paragraf berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... melihat sosok Singapura seperti sekarang ini, mungkin Anda tidak membayangkan bahwa negara yang identik dengan nama kotanya itu juga pernah memiliki masalah yang sama dengan masalah yang dihadapai Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Problem perkotaan yang dihadapi Singapura pada masa lalu itu kini sirna ... muncullah sosok kota modern yang tertata apik, teratur, bersih, ... indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata penghubung yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada paragraf tersebut adalah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. jika, dan, atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. jika, dan, dan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. dan, dan, jika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. apabila, jika, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. apabila, lalu, kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Perhatikan paragraf rumpang berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggolongan suatu karya sastra ke dalam suatu periode tertentu, tentu harus didasarkan oleh ciri-ciri tertentu. …. Ciri khas sastra setiap periode/angkatan merupakan gambaran dari masyarakatnya. Sebab, sastra merupakan hasil dari masyarakatnya. Jika masyarakat berubah, sastranya pun akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang paling tepat untuk mengisi bagian rumpang pada paragraf tersebut adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Tiap-tiap periode/angkatan sastra mempunyai ciri yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tiap-tiap periode/angkatan sastra mempunyai ciri yang hampir sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tiap-tiap periode melahirkan sastrawan yang berbeda-beda ciri karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Penggolongan sastra bukan sesuatu yang asing dalam perkembangan sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Penggolongan sastra akan menyebabkan sastrawan menjadi tidak kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Perhatikan paragraf berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari pembicaraan yang bertele-tele, setiap peserta diskusi yang akan berpartisipasi secara aktif harus menguasai terlebih dahulu pokok-pokok pembicaraan yang akan disampaikan. Peserta harus menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik. Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga ketertiban jalannya diskusi. Peserta tidak memotong pembicaraan peserta lain. Peserta harus menghargai siapa pun yang sedang berbicara. ... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat simpulan yang tepat untuk mengkahiri paragraf di atas adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Demikianlah, pentingnya seorang pemimpin diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Oleh karena itulah, peserta harus meminta izin kepada peserta lain saat akan berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Begitulah, seharusnya dalam sebuah diskusi harus menghargai moderator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Oleh karena itulah, jika peserta ingin berbicara, harus seizin moderator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Jadi, berdiskusilah dengan santun tanpa melukai hati lawan bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci Jawaban UUS 1 Bahasa Indonesia Paket A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas XII Tahun Pelajaran 2008/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. D 11. A 21. B 31. B 41. C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. E 12. C 22. C 32. C 42. C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. B 13. D 23. B 33. C 43. C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. B 14.C 24. A 34. E 44. B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. C 15. B 25. C 35. D 45. D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. C 16. D 26. B 36. A 46. A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. B 17. A 27. E 37. A 47. E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. E 18. D 28. C 38. C 48. B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. E 19. B 29. C 39. E 49. A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. A 20. C 30. E 40. E 50. D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Bacalah kalimat berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berbicara masalah ... , akan berujung pada satu hal, yaitu mencapai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... manusia Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. kependudukan, kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. penduduk, kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. penduduk, menyejahterakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. kependudukan, menyejahterakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. penduduk, penyejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan PT Artajasa tak dapat dilepaskan dari peran Arya Damar, sang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Utama. Melalui ... sang Direktur, Artajasa menjadi salah satu perusahaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyedia layanan transaksi elektronik terdepan saat ini. Produknya yang berupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;layanan ATM bersama terbesar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. tangan dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. tangan kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. buah tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. kaki tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. lepas tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Cermatilah dialog berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga : Pak RT, tetangga kita akan membangun rumah. Kelihatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pekerjaan itu terlalu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak RT : Lalu bagaimana dengan tetangga kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga : Ya, kita perlu membantunya bersama warga lain dengan bergotong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;royong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak RT : Bagus dengan ide seperti itu. Karena .... Dengan demikian pekerjaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peribahasa yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. habis manis sepah dibuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. tak ada gading yang tak retak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. berat sama dipikil ringan sama dijinjing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. belakang parang pun jika diasah akan tajam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. buah jatuh tidak jauh dari pohonnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Cermati paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pameran industri yang baru-baru ini diselenggarakan di Swedia, buah-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buahan dalam kaleng produk Indonesia menjadi primadona. Meskipun ditawarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan ..., Jepang, Hongkong, apalagi negara-negara Eropa, mengemis-ngemis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingin agar kebutuhannya dipenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata bermajas yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. harga yang murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. harga yang mahal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. harga pasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. harga umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. harga setinggi langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Cermati paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Di dalam undang-undang negara kita dan juga negara lain dinyatakan bahwa tugas polisi adalah membimbing dan mengayomi masyarakat. (2) Polisi juga menjadi pelindung dan penegak hukum, agar tercipta keteraturan dan ketertiban di dalam masyarakat. (3) Sebagai pembimbing dan pengayom, polisi dituntut senantiasa tampil simpatik tetapi juga harus tegas, dan perkasa. (4) Selain itu, polisi juga menjadi pelayan masyarakat. (5) Oleh karena itu, menjadi polisi merupakan hak masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut adalah kalimat nomor ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paket B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Bacalah kalimat berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian tengah taman itu ... perdu hias dan ... berbunga indah sebagai unsur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taman yang ... estetika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. ditanami, tanaman, memenuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. ditanami, tanaman, memenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ditanami, penanaman, memenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ditanamkan, tanaman, memenuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ditanam, tanaman, dipenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini saya merasa ... jika berkumpul dengan teman-teman, terutama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila berkumpul dengan teman-teman wanita. Ini gara-gara tumbuhnya cambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mulai dari pelipis turun sampai ke dagu. Apabila cambang itu saya cukur, kulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muka bekas tumbuhnya kelihatan licin agak kehitam-hitaman. Dalam keadaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti itu, teman-teman mencemoohkan. Saya malu berkumpul dengan teman-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. percaya diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. rendah diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. harga diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. berbangga diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. mawas diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Cermatilah dialog berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Wawan : Pak Lurah, kita kan kedatangan warga baru yaitu Pak Daud. Tapi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Lurah : Tapi bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Wawan : Tampaknya Pak Daud belum bisa beradaptasi dengan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang baru. Semestinya mereka menyesuaikan diri di tempat barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena .... Lalu langkah kita bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peribahasa yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. mulut terlanjur emas tantangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. sebab buah dikenal pohonnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. perang bermalaikat sabung berjuara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Cermati penggalan puisi berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELASKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usapan kuas cat membuat dinding-dinding tersipu malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meja berseru bahagia ketika bertemu pasangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapur berjalan-jalan di atas papan tulis yang gagah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tirai menari-nari ketika angin meniupnya penuh perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Tri Astuti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat berupa majas yang tepat untuk melengkapi puisi tersbut adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kelasku kelihatan sangat bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Hiasan-hiasan dinding jatuh berantakan di meja dan lantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Gambar-gambar tersenyum bahagia ketika sinar lampu menyapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Meja, kursi, sapu ditata dengan rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Setiap hari kelasku disapu dan jendela-jendela dibersihkan dari debu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Cermati paragraf berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)Martina Navratilova, Florence Driffith J, dan Nadia Comanechi tak dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disangkal telah masuk jajaran wanita dalam dunia olahraga. (2) Ketiganya bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi representasi betapa kaum hawa mampu tampil perkasa dalam dunia yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengharuskan keringat bercucuran dan otot meregang kencang. (3) Bahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pencapaian prestasi yang tinggi memaksa kaum pria angkat topi atas prestasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;olahraga dari seorang perempuan. (4) Ketiga nama itu mencapai kejayaan lewat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertarungan yang hanya diikuti kaum wanita. (5) Olahraga itulah yang membuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecemburuan kaum pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut adalah kalimat nomor ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Pak Susilo seorang dokter terkenal pada zamannya. Beliau mempunyai tiga orang anak. Anak pertamanya, Joni, seorang psikolog yang sering mengisi acara di televisi. Anak keduanya, Rinto menjadi dokter ahli kandungan di salah satu rumah sakit ternama di Bandung. Anak ketiganya, Untari menjadi dokter spesialis anak dan sebagai kepala bagian poli anak di rumah sakit di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpulan secara generalisasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1. Pak Susilo keluarga yang bahagia sejahtera.&lt;br /&gt;         2. Semua anak Pak Susilo sukses.&lt;br /&gt;         3. Keluarga Pak Susilo termasuk keluarga yang kecil.&lt;br /&gt;         4. Keluarga Pak Susilo keluarga ilmuwan dan pekerja.&lt;br /&gt;         5. Pak Susilo keluarga dokter spesialis yang sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-895513161303712903?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/895513161303712903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/08/prediksi-soal-ujian-nasional-versi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/895513161303712903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/895513161303712903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/08/prediksi-soal-ujian-nasional-versi.html' title=''/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-6318603463191216888</id><published>2010-05-30T21:00:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T21:07:34.902-07:00</updated><title type='text'>Aku</title><content type='html'>Hari ini aku begitu gembira, bisa melihat rona merah pagi yang penuh keindahan. Tuhan terima kasih dan syukur aku panjatkan, Kau izinkan aku  menghirup udara dunia yang sempurna. Aku hanya bisa merenung dan merenung tanpa bisa berbuat apa-apa. Inilah aku lemah tak berdaya, tapi izinkan aku ditengah ketakperdayaan ini bisa menyebut nama-Mu. Ya Allah Ya Rob. Ampuni dosa-dosaku dan berikan aku jalan yang lurus, biar aku bisa genggam asa duniaMu dan fitrahMu. Ya Allah aku berserah diri dihadapanMu. Aku yang hina dina hanya bisa mengeluh dan mengeluh..&lt;br /&gt;Ya Allah terima doa hambamu. Jadikanlah hambaMu insan yang slalu dalam jalurMu biar bisa slalu terima ridhiMu..............Amieeen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-6318603463191216888?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/6318603463191216888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6318603463191216888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/6318603463191216888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/aku.html' title='Aku'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-593128090217124324</id><published>2010-05-25T17:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T20:58:47.757-07:00</updated><title type='text'>Doa untuk Mak</title><content type='html'>Mak.......&lt;br /&gt;Izinkan anakmu hari ini meminta..................&lt;br /&gt;Doamu yang iklas&lt;br /&gt;Doamu yang slalu diridhoi oleh yang kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mak....&lt;br /&gt;Apa yang emak katakan dulu benar adanya.&lt;br /&gt;Mak pernah bilang&lt;br /&gt;" Le hidup itu harus semeleh, pasrah, tidak ngoyo, tetapi kamu harus yakin akan apa yang kamu miliki, akan apa yang kamu yakini, kebenaran dan kejujuran itulah kuncinya le "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua ternyata benar adanya, mak....&lt;br /&gt;Kita slalu bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki, ndak usah merinan, ndak usah pamrih dan ndak usah iri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mak.....&lt;br /&gt;aku telah banyak membuktikan dengan apa yang mak katakan.&lt;br /&gt;Hidup ini mung sekedar mampir ngobe, maka isilah dengan hal-hal yang baik.&lt;br /&gt;sayangilah tetangga&lt;br /&gt;sayangilah teman&lt;br /&gt;dan sayangilah semua yang tuhan ciptakan buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mak....&lt;br /&gt;Nikmat yang telah aku rasakan semua berkat doa mak, dan doa bapak.&lt;br /&gt;aku bisa begini juga karena mak dan bapak&lt;br /&gt;aku bisa lari juga karena mak dan bapak&lt;br /&gt;aku bisa berdiri juga karena mak dan bapak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doamu mak, laksana air terjun yang tak pernah kering&lt;br /&gt;mengalir memasuki relung-relung nafas dan tulang-tulangku.&lt;br /&gt;Maafkan aku mak, jika aku belum bisa membalas semuanya&lt;br /&gt;hanya doaku moga mak selalu dalam lindunganNya... amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-593128090217124324?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/593128090217124324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/doa-untuk-mak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/593128090217124324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/593128090217124324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/doa-untuk-mak.html' title='Doa untuk Mak'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-775681103054163424</id><published>2010-05-23T17:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-23T18:13:28.333-07:00</updated><title type='text'>Dongeng sebelum tidur</title><content type='html'>Alkisah demikianlah kuawali kogoreskan asa ini dalam sebuah blog kesayanganku.Adalah suatu kewajaran bila kita merasa berbahagia, dan bersyukur karena Allah senantiasa curahkan apa yang kita minta. Meski tanpa disadari kita kadang sembrono dalam meminta. Seyogyanya kita malu karena selalu meminta dan kadang memaksa. Terus agak menggerutu manakala asa kita tak kesampaian. Inilah prolog sebuah  dongeng tentang anak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sebenarnya kita berbenah....&lt;br /&gt;Kapan sebenarnya kita berubah&lt;br /&gt;Kapan sebenarnya kita pasrah&lt;br /&gt;Kapan sebenarnya kita terima apa adanya...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah memang ......&lt;br /&gt;Tak ada salah bila dicoba&lt;br /&gt;..........................................................&lt;br /&gt;Inilah dongeng yang slalu kudengar dari mbahku sebelum aku tidur. Tole cah bagus berdoalah sebelum tidur biar mimpimu enak untuk dinikmati, biar mimpimu indah dan manis untuk kau ceritakan. Dahulu kala dalam sebuah hutan hiduplah seorang nenek tua yang ditemani seorang putri. Putri itu sederhana, cantik, cekatan dan rajin membatu neneknya. itu dilakukan tiap hari, tiap waktu tanpa ada sara keluh dan kesah. Iklas dan rela semua ia lakukan. Tole cah bagus, kamu harus bisa seperti itu, biarkan mimpimu menggapai asamu wahai..cucuku.....cerita belum selsai karena aku keburu tidur............................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-775681103054163424?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/775681103054163424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/dongeng-sebelum-tidur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/775681103054163424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/775681103054163424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2010/05/dongeng-sebelum-tidur.html' title='Dongeng sebelum tidur'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5899847111166787568.post-8730428296279834948</id><published>2009-11-16T19:44:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T20:24:40.698-08:00</updated><title type='text'>Renungan</title><content type='html'>Sesungguhnya hidup ini ibarat mampir ngombe (mampir minum) cuma sebentar, ndak lama maka tinggal bagaimana kita memanfaatkan. Waktu yang sebentar itu mau kita apakan. Apa sekedar minum aja, atau ada yang lain. Ini barangkali yang harus kita renungkan. Kita itu wayang atau dalang. Pemain atau sutradara. Itu saja. Kalau kita wayang siap-siap aja dimainkan sesuka dalang, sama seperti pemain, siap-siap saja manakala sutradara memainkannya. Tapi sesungguhnya hidup tidak sesederhana seperti itu. Memang ada yang mengatakan hidup itu panggung sandiwara. Terus kapan sandiwara akan berakhir. Hari ini, besok atau kapan-kapan terserah yang punya. Tidak ada salahnya kita menengok ke belakang petuah para leluhur kita, macam Ronggowarsito, yang dengan waskitanya bisa melihat keaadaan dunia yang akan datang, seperti dunia yang kita alami saat ini. Sesungguhnya kewaskitaannya Ronggowarsito bisa kita renungkan. Apakah sesungguhnya laku kita sudah sesuai rel yang ada, atau malah kita keluar rel (seperti yang dialami kereta api kita yang selalu keluar rel dan ambruk lah he..he..) Memang benar hidup itu pilihan. Yang benar atau salah.Kanan atau kiri.Surga atau neraka. itu semua ada digenggaman kita. Mau kita apakan semua itu. Toh kita yang genggam. Jadi semua tergantung kita. Jadi kita tidak bisa menyalahkan orang lain. Mengkambingghitamkan orang lain. Merekayasa orang lain. Kapan kita bisa bergandeng tangan,seiya sekata dalam langkah dan kebenaran tuk menuju asa yang kita inginkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5899847111166787568-8730428296279834948?l=enyongbudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://enyongbudi.blogspot.com/feeds/8730428296279834948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2009/11/renungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8730428296279834948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5899847111166787568/posts/default/8730428296279834948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://enyongbudi.blogspot.com/2009/11/renungan.html' title='Renungan'/><author><name>namidub</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07075582166953565654</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Uv71tojcxfk/TLUQjy-hYMI/AAAAAAAAAAs/UFCoj2V6hos/S220/28092010(024).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
